Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

BUMDes Titik Kediri Hadirkan Internet Murah, Pembayaran Pajak, hingga Layanan Digital

Diana Yunita Sari • Selasa, 19 Mei 2026 | 23:40 WIB
Ilustrasi layanan wifi (Pinterest)
Ilustrasi layanan wifi (Pinterest)

JP Radar Kediri - Desa Titik, Kecamatan Semen, memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang produktif sejak 2021. BUMDes bernama Mandiri Sejahtera Titik itu mengelola berbagai lini usaha. Mulai dari jasa penyedia Wi-Fi, pengelolaan sampah, menghadirkan penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (pamsimas), hingga layanan pembayaran pajak dan transaksi digital. Lini usaha itu jadi pemantik gerak perekonomian di desa tersebut.

Kantor BUMDes berada di deretan ruko di samping Kantor Desa Titik. Lokasinya yang strategis di tepi jalan utama desa membuat tempat ini cukup ramai didatangi warga. Terlebih, layanan pembayaran digital yang disediakan memudahkan masyarakat karena tak perlu lagi pergi ke bank atau ke pusat kota untuk bertransaksi.

Salah satu unit usaha yang paling diminati adalah layanan internet desa. Hingga kini, tercatat lebih dari 800 pengguna telah berlangganan. “Layanan internet ini berawal dari program Pak Kades saat masa pandemi Covid-19. Saat itu banyak anak sekolah yang harus belajar daring dan membutuhkan internet murah yang bisa dijangkau oleh warga,” ungkap Direktur BUMDes Mandiri Sejahtera Titik, Eko Narjoko.

Baca Juga: Pemdes Sumberduren Kediri Sulap Bekas Balai Desa Jadi GOR Multifungsi

Pada awal peluncurannya, pelanggan dikenakan biaya Rp 35 ribu per bulan. Tarif tersebut kemudian naik bertahap menjadi Rp 50 ribu. Hingga kini mencapai Rp 75 ribu per bulan untuk warga desa dan Rp 100 ribu bagi pelanggan dari luar desa.

Cakupan jaringan internet di Desa Titik kini hampir menjangkau seluruh rumah. BUMDes juga memperluas layanan dengan bekerja sama dengan BUMDes lain melalui sistem bagi hasil.

Selain itu, anggota BUMDes juga aktif memasarkan layanan ke daerah lain. Jangkauannya bahkan sudah sampai wilayah Tuban dan Madura. Tak heran jika unit usaha ini menjadi penyumbang omzet terbesar bagi BUMDes dengan pendapatan sekitar Rp 30 juta setiap bulan.

Baca Juga: Pemdes Bogem Gurah Kediri Bangun Museum untuk Simpan Penemuan Purbakala

“Untuk warga sini, pemasangan dilakukan langsung oleh BUMDes. Sedangkan untuk di desa lain, kami bermitra dengan BUMDes setempat atau pihak lainnya,” lanjut Eko.

Sistem pembayaran Wi-Fi juga sudah terintegrasi dengan aplikasi digital. Warga tidak perlu datang langsung ke kantor karena pembayaran bisa dilakukan melalui QRIS, Alfamart, maupun platform digital lainnya. Sistem tersebut juga memungkinkan koneksi Wi-Fi yang sempat terputus kembali aktif secara otomatis setelah pembayaran terverifikasi.

Editor : Andhika Attar Anindita
#desa titik #kecamatan semen #kabupaten kediri #Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) #usaha bumdes