KEDIRI, JP Radar Kediri– Jelang perayaan Idul Adha 1447 Hijriah penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Muning mulai bergeliat. Itu terlihat dari jumlah penjualan yang meningkat dibandingkan hari biasanya.
Hal itu diungkapkan oleh Basir, salah satu peternak sekaligus pedagang kambing. Dia menyebut jika penjualannya mengalami peningkatan hampir setengah persen.
“Pada hari pasaran biasanya pedagang hanya mampu melepas 5 sampai 8 ekor kambing. Sekarang ini setiap hari pasaran pedagang bisa menjual sedikitnya 12 ekor kambing kepada pembeli,” ujar Basir.
Baca Juga: Peternak Hewan Kurban Mulai Kebanjiran Orderan Jelang Idul Adha
Diakuinya, peningkatan permintaan ini membuatnya berani menyetok hewan kambing lebih banyak dari biasanya. Misalnya, pada hari pasaran biasa hanya membawa 8 ekor kambing. Namun pada momentum Idul Adha dia bisa membawa 18 ekor kambing.
Ditanya terkait harga, pria yang rutin berjualan di Pasar Hewan Muning itu menyebut relatif. Tergantung pada jenis dan berat hewannya. “Harganya dibanderol mulai dari Rp 3 juta untuk ukuran standar. Sedangkan untuk ukuran jumbo dan kualitas unggulan bisa tembus di angka Rp 8 juta,” imbuhnya.
Di lain sisi, lonjakan aktivitas penjualan hewan kurban ini dibenarkan oleh pengelola pasar. “Pada hari biasa volume kambing yang masuk hanya di kisaran 120 ekor. Namun mendekati Idul Adha ini, angkanya melonjak menjadi 200 hingga 250 ekor kambing setiap hari pasaran,” terang Slamet Hariono Koordinator Pasar Hewan Muning.
Baca Juga: Tak Hanya Sate, Ini 3 Masakan Daging Kambing Lezat dan Praktis untuk Idul Adha
Piha pasar hewan pun memprediksi keramaian akan terus bertambah dan mencapai puncak keramaian pada satu Minggu sebelum Hari Raya Idul Adha. “Puncak keramaian di Pasar Muning diperkirakan akan terjadi pada satu minggu sebelum Idul Adha. Transaksi diprediksi akan mencapai titik tertinggi,” pungkasnya.
Editor : Andhika Attar Anindita