Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Imbas Konflik, Harga Plastik Naik Banyak Pedagang Mengeluh Takut Ditinggal Pembeli

Diana Yunita Sari • Kamis, 9 April 2026 | 02:50 WIB
Kenaikan Harga Plastik
Kenaikan Harga Plastik

 

JP Radar Kediri– Dampak konflik Timur Tengah mulai berpengaruh terhadap kondisi perekonomian di Kediri.

Usai pembatasan pembelian BBM bersubsidi, kini harga aneka produk plastik dilaporkan meroket. Bahkan mencapai 50-60 persen.

Pantauan Jawa Pos Radar Kediri, kenaikan harga terjadi pada semua jenis plastic. Mulai dari kantong kresek, plastik bening, mika transparan, hingga gelas minuman.

Zeni, seorang karyawan toko grosir di Kecamatan Gurah mengatakan bahwa tren kenaikan harga plastik sudah terjadi sejak seminggu lalu.

“Sedang naik-naiknya, hampir 50 persen untuk semua jenis,” ungkap Zeni saat ditemui di toko tempatnya bekerja.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem, Pasokan Ikan Laut Berkurang di Kota Kediri, Ini Dampaknya ke Pedagang!

Dia mencontohkan harga gelas minuman plastik yang awalnya Rp 8 ribu per pack. Kini naik menjadi Rp18 ribu.

Begitu pula dengan kantong kresek yang naik dari Rp 8 ribu menjadi Rp 11 ribu per pack. Zeni menyebut banyak pembeli, terutama pedagang yang kulakan untuk dijual kembali, ramai mengeluh.

“Dari harga grosir saja sudah mahal, apalagi untuk dijual kembali. Tentunya ini sangat memberatkan pedagang,” lanjut Zeni.

Dampak naiknya harga plastik juga memicu perubahan dalam transaksi.

Jika pembeli meminta plastik rangkap atau meminta barang dipisah maka akan dikenakan biaya tambahan.

Hal serupa diungkapkan oleh Khotim, pemilik toko kelontong di Kecamatan Ngasem.

Sebagai pedagang yang menjual plastik sekaligus menggunakannya untuk membungkus barang belanjaan.

Dia merasa sangat terbebani. Tak jarang dia harus ‘tombok’ atau hanya mengambil keuntungan dalam jumlah kecil.

Baca Juga: Puluhan Ribu Penumpang Padati Stasiun Kediri, Ini Antisipasi Yang Dilakukan KAI!

“Misalnya ada yang beli telur satu butir, pasti minta plastik. Kalau tidak dikasih, takutnya pembeli tidak mau datang lagi ke sini,” pungkasnya.

Diketahui bahwa plastik sebagian besar berbahan dasar minyak bumi. Oleh sebab itu harganya ikut naik menyusul konflik di Timur Tengah.

Editor : Andhika Attar Anindita
#harga plastik naik #perang timur tengah #kabupaten kediri #kediri #plastik