Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, BRILink Agen “RiecheEndah” Bantu Permudah Transaksi Perbankan Warga hingga Ciptakan Peluang Usaha di Sumbawa

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 23 Maret 2026 | 09:22 WIB

Photo
Photo

Sumbawa,JP Radar Kediri Bagi warga Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete, Kecamatan Lape, Nusa Tenggara Barat, melakukan transaksi perbankan dulu bukan perkara sederhana. Untuk sekadar mengirimuang atau menarik dana, masyarakat harus menempuh perjalanan hingga belasan kilometer menuju kantor bank terdekat. Keterbatasan akses tersebut sering kali menyulitkan warga yang membutuhkan transaksi secara cepat untuk kebutuhan sehari-harimaupun usaha.

Kondisi tersebut kemudian mendorong Rieche Endah, warga setempat, untuk menghadirkan solusi keuangan yang lebih dekat bagi masyarakat. Melalui layanan BRILink Agen, ia mulai menghadirkan akses transaksi perbankan yang lebih mudahdijangkau oleh warga sekitar sejak tahun 2013.

“Saya mulai menjadi BRILink Agen sejak tahun 2013. Waktu itusaya melihat banyak masyarakat yang kesulitan melakukan transaksi karena jarak ke bank cukup jauh. Saya berpikir, kalau adalayanan yang bisa membantu mereka bertransaksi lebih dekat tentuakan sangat memudahkan,” ucap Rieche.

Baca Juga: Cerita di Balik Bandeng Juwana Elrina, Oleh oleh KhasSemarang yang Maju Berkat Pemberdayaan BRI

Dengan semangat itu, Rieche memulai langkahnya sebagai BRILink Agen. Pada awalnya, usaha tersebut dijalankan secara sederhana. Ia melayani berbagai kebutuhan transaksi masyarakat, mulai dari transfer dana hingga penarikan uang tunai. Perlahan, masyarakat mulai mengenal keberadaan layanan tersebut.

Kepercayaan masyarakat tumbuh dari waktu ke waktu. Orang-orang yang sebelumnya harus pergi jauh ke bank kini memiliki alternatif yang lebih dekat. Bagi para pelaku usaha kecil, kehadiran layanantersebut juga sangat membantu aktivitas bisnis sehari-hari.

Sekarang yang datang tidak hanya masyarakat sekitar. Ada juga pengusaha kecil dan pendatang yang melakukan transaksi transfer atau penarikan uang di sini. Alhamdulillah banyak yang merasaterbantu,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Perjalanan Finansial Pekerja Migran Indonesia, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran2026

Seiring berjalannya waktu, usaha yang dijalankan Rieche berkembang. Tempat usahanya menjadi semakin dikenal oleh masyarakat. Namun di balik perkembangan tersebut, perjalanansebagai BRILink Agen juga tidak lepas dari berbagai tantangan.

Sebagai penyedia layanan transaksi keuangan, ia harus menghadapiberbagai risiko, mulai dari potensi kesalahan transaksi hingga ancaman penipuan yang kerap terjadi dalam aktivitas keuangan.Tantangannya sebenarnya cukup banyak. Kadang adakekhawatiran jika terjadi salah transfer atau ada modus penipuan. Tapi, bersyukurnya sejauh ini, kita dibantu oleh petugas BRI dalam mengenali modus-modus penipuan. Sehingga, semuanya masih bisa kami kendalikan dengan baik karena kami lebih teliti dalam setiaptransaksi,” kata Rieche.

Pengalaman selama lebih dari satu dekade menjalankan usaha tersebut membuat Rieche semakin terbiasa menghadapi berbagaisituasi. Ia belajar untuk selalu berhati-hati, memastikan setiaptransaksi dilakukan dengan cermat, dan menjaga kepercayaanmasyarakat yang datang menggunakan layanannya.

Baca Juga: Dukung Transaksi Nasabah Tetap Lancar Selama Libur Lebaran, BRI Andalkan 1,2 Juta BRILink Agen, 627 Ribu Jaringan E-Channel hingga Super App BRImo

Namun bagi Rieche, keberhasilan usahanya tidak hanya diukur darijumlah transaksi yang semakin meningkat. Hal yang paling iasyukuri adalah dampak yang mulai dirasakan oleh lingkungan sekitarnya. Usaha yang awalnya dimulai untuk membantumasyarakat kini justru berkembang menjadi sumber penghidupanyang lebih luas.

Alhamdulillah dampak positifnya sangat terasa. Usaha ini semakinberkembang, semakin dikenal masyarakat, dan juga bisa membuka lapangan pekerjaan. Saya sudah bisa mempekerjakan anak muda disini. Harapannya bisa mengajak lebih banyak orang lagi,” katanya.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengapresiasi peran mitra BRILink Agen yang tidakhanya menghadirkan layanan perbankan, tetapi juga memberi dampak positif bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Baca Juga: Peringati Hari Raya Nyepi 2026, BRI Peduli SalurkanCSR 2.000 Paket Sembako bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali

Ini menjadi gambaran konkret bagaimana layanan keuangan berbasis komunitas melalui kolaborasi BRI dan masyarakat dapat mendorong inklusi keuangan, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta membangun kemandirian masyarakat desa secara berkelanjutan,” papar Akhmad Purwakajaya.

Sebagai bagian dari upaya meningkatkan partisipasi masyarakatdalam perputaran roda perekonomian, BRI terus mendorong inklusi keuangan sekaligus menciptakan sharing economy dengan melibatkan masyarakat sebagai BRILink Agen. Hingga akhir Desember 2025, jumlah BRILink Agen telah mencapai lebih dari1,1 juta agen atau tumbuh 12,2% YoY. Agen-agen tersebut tersebardi lebih dari 66 ribu desa dan menjangkau lebih dari 80% penjuru negeri dengan volume transaksi tembus Rp1.746 triliun atau tumbuh 9,9% YoY.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#inklusi keuangan #BRILink Agen #sharing economy #bri