KEDIRI, JP Radar Kediri– Operasi Pasar Murni (OPM) di Kota Kediri selalu dibanjiri masyarakat. Bahkan, jumlahnya tidak hanya puluhan orang. Melainkan tembus hingga ratusan orang.
Seperti halnya OPM di Kelurahan Banjarmlati, Mojoroto. Harga yang lebih murah dari pasaran menjadi daya tarik warga. Total 1,5 ton beras yang disiapkan Pemkot Kediri dan Bulog ludes dalam kurun waktu satu jam.
Kepala Disperdagin Kota Kediri M. Ridwan mengatakan, ada sejumlah komoditas yang dijual kemarin. Diantaranya yaitu beras, gula, minyak goreng, telur, dan berbagai jenis cabai. Ada pula bawang putih, bawang merah, dan lainnya.
Baca Juga: Pemkot Kediri Bakal Siapkan 15 Titik OPM selama Bulan Ramadhan
Terkait stok, untuk kebutuhan pokok yang disiapkan pun juga relatif banyak. Misalnya, beras premium mencapai 1 ton, beras SPHP 500 kilogram (kg), gula pasir 360 kg, minyakita 360 botol, dan telur ayam 200 (kg).
“Ini OPM yang ketiga belas yang kami selenggarakan selama Ramadan. Dari 15 titik yang sudah dijadwalkan,” ujar Ridwan.
Untuk diketahui, aneka produk itu langsung diserbu pembeli begitu OPM dibuka kemarin pagi. Mayoritas masyarakat membeli beras yang hanya dipatok Rp 11.400 per kg. Padahal di pasaran mencapai Rp 13.500 per kg. Demikian pula Minyakita yang hanya dibanderol Rp 14.500. Padahal di pasaran biasanya mencapai Rp 15.700 per liter.
Baca Juga: Gelar OPM demi Tekan Inflasi Tinggi
Terkait harga jual yang lebih murah dari pasaran, menurut Ridwan pasar murni memang digelar untuk menstabilkan harga. “Harga terkendali dan stabil sehingga kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi,” lanjutnya.
Pantauan wartawan Jawa Pos Radar Kediri, ratusan warga itu rela antre mengular demi bisa membeli sembako murah tersebut. Terhitung dalam kurun waktu satu jam, beras, gula, dan minyak goreng ludes terjual.
“Saya antusias membeli karena harga memang lebih murah dan kualitasnya sama dengan toko. Jadi bisa lebih hemat puluhan ribu,” ujar Siti Nurazizah, warga Kelurahan Banjarmlati itu.
Baca Juga: Dua Ton Beras Ludes dalam Satu Jam, Ratusan Warga Serbu Pasar Murah Karena Hal Ini!
Menurutnya, meskipun bisa menghemat puluhan ribu, stok sembako yang dibeli tersebut tidak cukup untuk kebutuhan satu bulan. Itu mengingat ada batasan pembelian yang diterapkan oleh petugas.
“Ada pembatasan pembelian. Per orang hanya boleh membeli beras satu pack. Sedangkan telur, minyak, dan gula hanya 2 kilogram,” ucapnya.
Perempuan 41 tahun itu pun berharap jika OPM bisa diadakan setiap satu bulan sekali. Itu mengingat kebutuhan sembako masyarakat meningkat seiring harga yang juga mengalami lonjakan.
Baca Juga: Pasar Murah di Polsek Plemahan, Kapolsek AKP Bowo Main Wayang Golek Hibur Warga yang Antre
“Harapannya bisa diadakan setiap satu bulan sekali. Agar bisa meringankan beban pengeluaran rumah tangga,” tandasnya dengan melempar senyum.
Editor : Andhika Attar Anindita