Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Berebut Tukar Uang Baru saat Ramadhan, Satu KTP Maksimal Rp 5,3 Juta, Ini Alasannya!

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 20 Februari 2026 | 15:06 WIB

 

Warga sedang mengantre menukarkan uang baru di mobil Bank Indonesia yang parkir di halaman Masjid Agung, Kota Kediri.
Warga sedang mengantre menukarkan uang baru di mobil Bank Indonesia yang parkir di halaman Masjid Agung, Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Ratusan warga antusias menukarkan uang baru di mobil Bank Indonesia yang standby di Masjid Agung, Kota Kediri, kemarin.

Penukaran itu sudah berlangsung sejak pukul 09.30. Warga yang mengantresebelumnya mendaftar secara online.

Daftarnya melalui website dulu. Baru nanti dapat hari dan waktu pengambilan. Kebetulan saya dapatnya di sini (Masjid Agung, Red),” ujar Nia’mu WildanuSholikah, 27, warga asal Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Antusiasme warga terlihat jauh sebelum hari penukaran. Tepatnya ketikapendaftaran online dibuka melalui laman BI.

Baca Juga: Cara Tukar Uang Baru Lebaran 2025 di Pintar BI, Lengkap dengan Link dan Jadwalnya

Pendaftaran online yang diumumkan dua jam sebelum penukaran dibuka itulangsung diserbu masyarakat.

Pengalaman sebelumnya, saya tidak pernahkebagian antrean karena langsung ludes. Kemarin, waktu dibuka langsung pilihlokasi di mana saja asalkan masih di Kediri,” imbuhnya sembari menyebut relamenempuh jarak 23 kilometer (km) itu.

Nia langsung menukarkan uangnya sebanyak Rp 5,3 juta. Terdiri dari pecahanRp 1 ribu, Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, dan Rp 50 ribu.

“Ini nanti untuk penggunaan pribadi. Diberikan kepada sanak saudara saatLebaran nanti,” terangnya

Baca Juga: Tukar Uang Pecahan, Warga Ngantre Sampai Area Parkir Pasar Setonobetek

Senada dengan Nia, Putri warga Kabupaten Nganjuk juga rela mengantrehingga 2 jam demi bisa mendapatkan uang rupiah yang baru.

Dia datangbersama dua temannyaSudah kehabisan kuota yang di Nganjuk. Akhirnya pilih di sini (Masjid Agung, Red),” terangnya.

Datang pukul 09.00, ia baru selesai pukul 11.00. “Ini tadi tukar uang Rp 2,8 juta,” ungkapnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

 Baca Juga: Tukar Uang Baru Ricuh

Meskipun menunggu lama, sistem pendaftaran secara online ini lebih enak. Sebab warga yang mengantre dipastikan bisa menukar.

Lebih enak online ginisih. Kalau tidak ada nomor antrean kasihan yang sudah antre berjam-jam tapitidak dapat,” paparnya.

Penukaran uang dengan sistem seperti ini mampu meminimalkan tindakkecurangan. Sebab ada batasan maksimal untuk 1 KTP.

“Satu KTP maksimalboleh menukarkan Rp 5,3 juta. Tidak boleh lebih dari itu. Jadi meminimalkanadanya penukaran uang secara ilegal,” ujarnya.

Hanya saja, pembatasan kuota itu seringkali membuat warga mencari jalanpintas dengan menukarkan kepada oknum tertentu dengan biaya admin. 

Baca Juga: Omzet Jasa Tukar Uang Lebaran Turun

Padahal kalau ditukarkan di sini (Bank Indonesia, Red) tidak ada admin samasekali. Hanya saja dalam satu kali keliling dibatasi kuotanya,” pungkasnyasembari menyebut hari ini hanya ada kuota 100 orang saja.

Editor : Andhika Attar Anindita
#masjid agung #bank Indonesia #rupiah #tukar uang #kota kediri