Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Genjot Ticketing di Pasar Tradisional, Ini Target Pemasukannya

Hilda Nurmala Risani • Selasa, 20 Januari 2026 | 12:40 WIB

BELUM PENUH: Sejumlah kios di Pasar Grosir Ngronggo yang diresmikan sejak akhir Juni lalu belum semuanya digunakan untuk berjualan.
BELUM PENUH: Sejumlah kios di Pasar Grosir Ngronggo yang diresmikan sejak akhir Juni lalu belum semuanya digunakan untuk berjualan.
 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri berencana memaksimalkan pemasukan parkir pasar tahun ini. Targetnya, naik 10 persen dari tahun sebelumnya. 

Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Djauhari Luthfi mengatakan, pemberlakuan parkir selama ini dianggap masih belum maksimal. Misalnya karena kenal dengan penjaga parkir pengunjung tak mau membayar. Tidak profesional. 

Karena itu, yang bisa disiapkan adalah parkir dengan sistem ticketing digital. “Semua pengunjung harus ambil tiket lebih dahulu baru bisa masuk,” tandasnya. 

Baca Juga: Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Target 4 Pasar Pasang Parkir Digital 

Lewat ticketing digital itu, pendapatan dari parkir yang nilainya sudah jutaan rupiah tidak lagi bocor. Setidaknya bisa menambah pemasukan Rp 2 juta untuk pasar yang besar dan Rp 300 ribu untuk pasar kecil.

Untuk diketahui, pasar besar di Kota Kediri seperti Pasar Setonobetek. Penghasilan parkirnya bisa tembus Rp 5 juta sampai Rp 6 juta. Sedangkan Pasar Grosir bisa mencapai belasan juta rupiah. 

Adapun pasar kategori sedang dan kecil seperti Pasar Pahing, Pasar Bandar, dan Banjaran yang setiap harinya bisa dapat pemasukan sekitar Rp 2 juta saja.

Baca Juga: Kebocoran Parkir Tamat! Perumda Joyoboyo Kota Kediri Terapkan Sistem Ticketing Digital

Karcis parkir itu nantinya berlaku hanya sehari. Jadi pengunjung bisa datang ke pasar lebih dari satu kali. Cukup hanya membayar satu kali saja.

Seperti yang diberitakan, Perumda Pasar Joyoboyo tidak ingin adanya kebocoran pada retribusi parkir pasar tradisional. Sistem ticketing digital sudah mulai diberlakukan di Pasar Banjaran pada November 2025.

Terkait sistem kerjanya, hampir sama dengan sistem parkir Taman Sekartaji atau Taman Ngronggo dan mal di Kota Kediri. Pada pintu masuk pengunjung bisa menekan tombol hijau hingga keluar tiket parkir.

Baca Juga: Pemkot Kediri Terapkan Konsep Bagi Pakai di Pasar Setonobetek, Sasar Gen Z

Selain itu, di pintu keluar terdapat pos petugas. Di sana pengunjung dapat membayar sesuai tarif yang ditetapkan. Yakni Rp 2 ribu untuk sepeda motor, kemudian motor khusus yang membawa obrok Rp 3 ribu. Serta kendaraan mobil dikenakan tarif Rp 5 ribu.

Editor : Andhika Attar Anindita
#Perumda Pasar Joyoboyo #kebocoran #pasar tradisional #kota kediri #Tiket digital