KEDIRI, JP Radar Kediri- Perumda Pasar Joyoboyo mendorong pasar tradisional menjadi modern. Salah satunya adalah dengan cara mengaktifkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran setiap kios.
Direktur Utama Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Djauhari Luthfi mengatakan, digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan parkir tapi juga pembayaran kios dan los.
“Kami berharap seluruh aktivitas di pasar tradisional nanti dilakukan digitalisasi,” jelas lelaki yang akrab disapa Luthfi.
Baca Juga: Perumda Pasar Joyoboyo Kota Kediri Target 4 Pasar Pasang Parkir Digital
Pedagang maupun pembeli tak hanya menggunakan QRIS saja. Mereka juga bisa menggunakan tap kartu maupun tunai.
Cara itu tetap dipertahankan untuk mengantisipasi pedagang maupun pembeli yang tidak bisa menggunakan teknologi.
Jadi jangan sampai perkembangan teknologi ini justru menyulitkan beberapa dari mereka yang usianya sudah memasuki senja.
“Yang terpenting adalah datanya bisa muncul dan datanya bisa terintegrasi menjadi satu di aplikasi,” imbuhnya.
Setiap kios akan disediakan barcode. Itu akan terhubung di satu aplikasi sehingga pilihan metode pembayaran akan muncul. Baik QRIS, tap kartu maupun tunai.
Dengan aplikasi ini, setiap transaksi yang dilakukan akan terdeteksi dengan detail. Sehingga kecurangan-kecurangan yang mungkin ada di lapangan bisa diminimalkan.
Baca Juga: Tindak Tegas! Satlantas Tertibkan Parkir Liar di Jalan Hasanuddin Kota Kediri
“Jadi tidak ada kebocoran lagi. Karena setiap transaksi akan terdeteksi di aplikasi sehingga transparansinya bagus,” tandasnya.
Harapannya masyarakat bisa memaklumi dan memahami perkembangan teknologi ini. Bagaimanapun pasar tradisional harus diupayakan untuk bisa terus update dengan perkembangan zaman.
“Jadi intinya meskipun pasar tradisional, harus tetap menerapkan digitalisasi karena perkembangan teknologi. Kami harapkan bisa mengikuti dan memahami apa yang akan kami bangun demi kemakmuran bersama,” pungkasnya.
Baca Juga: Kebocoran Parkir Tamat! Perumda Joyoboyo Kota Kediri Terapkan Sistem Ticketing Digital
Pada akhirnya jika pendapatan pedagang bisa meningkat melalui digitalisasi ini tentu juga akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kediri.
Untuk diketahui, sebelumnya Perumda Pasar Joyoboyo juga telah melakukan digitalisasi parkir di Pasar Banjaran pada November lalu. Bahkan sistem ticketing digital ini berhasil meningkatkan pendapatan parkir 10 sampai 20 persen.
Editor : Andhika Attar Anindita