KEDIRI, JP Radar Kediri- PG Pesantren Baru kembali membagikan tali asih tahap kedua yang bertepatan masa tutup giling 2025.
Bantuan berupa paket gula tersebut diberikan untuk warga Desa Tugurejo, Ngasem dan Dander, Kelurahan Ketami.
Penyerahan tali asih berlangsung khidmat di Balai Desa Tugurejo dan Kelurahan Ketami pada Rabu (4/12) kemarin.
Penyaluran tali asih ini sebagai bentuk komitmen PG Pesantren Baru. Yaitu mengedepankan penerapan Enviromental Social & Governance (ESG). Serta kebermanfaatan lingkungan dan masyarakat.
Turut hadir dalam penyerahan tersebut perwakilan Kecamatan Ngasem, Danramil Ngasem, Kapolsek Ngasem, Kepala Desa Tugurejo, General Manager PG Pesantren Baru beserta jajaran manajemen, dan perwakilan warga.
Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Manajer Keuangan dan umum PG Pesantren Baru Andreas kepada kepada koordinator warga.
“Di kesempatan kali ini kami bagikan paket gula total 15 ton,” ujar Andreas. Proses pembagian tali asih berlangsung lancar tanpa ada halangan sampai ke penerima.
Diharapkan, sinergi antara perusahaan dengan masyarakat sekitar tersebut terus berjalan dengan baik.
Untuk diketahui, PG Pesantren Baru telah menyelesaikan musim giling 2025 pada Oktober lalu.
Termasuk melakukan evaluasi beserta penghitungan hingga selesai. Sehingga bisa membagikan tali asih kepada warga sekitar.
“Alhamdulillah giling 2025 berjalan lancar. Sinergi dengan masyarakat dan petani serta stakeholder sangat baik,” tandas Andreas.
Dan saat ini, PG Pesantren Baru tengah mempersiapkan musim giling 2026 dengan membangun koordinasi bersama petani mitra. Termasuk melaksanakan program dari kementerian pertanian bongkar ratoon.
“Semoga kedepan PG Pesantren Baru semakin memberi manfaat masyarakat sekitar dan semakin jaya,” harap Andreas.
Editor : Andhika Attar Anindita