Wakil Menteri Riset, Sains, dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Wamen Ristekdikti) Prof Fauzan pun melihat adanya potensi tersebut. Dia mendukung berkembangnya produk lokal ke kancah nasional. Misalnya kuliner lokal Kediri yang bisa disajikan di food court yang ada di Bandara Dhoho Kediri.
Salah satu yang menarik perhatian Fauzan saat berkunjung ke tanah kelahirannya di Kediri adalah kuliner malam hari di Jalan Dhoho. Saat itu, dia menikmati pecel tumpang. "Ini sebenarnya mengenang zaman waktu sekolah," jelas putra asli Banyakan, Kabupaten Kediri itu.
Dia mengatakan bahwa nasi tumpang adalah makanan khas Kediri yang jika dinikmati di daerah lain rasanya tidak akan sama. Pasti ada ciri khas tersendiri.
Karena itu, makanan khas ini perlu disebarluaskan. Salah satu caranya adalah memanfaatkan keberadaan Bandara Dhoho Kediri yang kini sudah kembali beroperasi.
Dia mengatakan, tidak hanya pecel tumpang saja. Bandara ini juga harus bisa menjadi momentum baik untuk memasarkan UMKM Kediri. "Harapan jangka panjangnya begitu (kuliner Kediri ini bisa dikenal sampai luar daerah, Red)," jelasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian