KEDIRI, JP Radar Kediri - Fenomena meningkatnya aksi kekerasan dan tawuran jalanan memicu kemunculan berbagai promotor tarung. Di Kediri, promotor 'Wani Senggel' mengambil inisiatif tersebut dengan menggelar Combat Sport Boxing Fight 2025.
Acara tinju ini dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 22 November 2025, mulai pukul 16.00 hingga selesai di Pagora Sportainment.
“Ini sebagai wadah penyaluran bakat sekaligus mengalihkan energi generasi muda ke arah yang lebih positif,” jelas Dion Bramantya, Ketua Panitia.
Dion menambahkan, gelaran ini turut menjadi bagian dari peringatan HUT TNI ke-80, dengan total mempertandingkan 25 partai reguler dan 5 partai utama. Khusus untuk lima partai utama, para atlet akan bertanding demi memperebutkan sabuk juara.
Event ini menjadi semakin menarik dengan kehadiran Enthing, atlet pencak dor dan mantan petarung One Pride MMA, yang turut naik ring melawan petinju dari Jayapura, Papua.
Kehadiran Enthing ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penonton pecinta olahraga beladiri. Setiap pertandingan dilaksanakan dengan mengikuti standar kejuaraan tinju profesional, yakni:
Partai reguler: 3 ronde, masing-masing berlangsung 2 menit.
Partai utama: 3 ronde, masing-masing berlangsung 3 menit.
Kelas pertandingan: Disesuaikan berdasarkan berat badan petinju.
Sebelum bertanding, seluruh atlet wajib mengikuti proses timbang badan untuk memastikan kesesuaian mereka dalam kelas pertandingan.
Editor : Anwar Bahar Basalamah