“Dari jadwal keberangkatan dan jumlah hari operasionalnya saja sudah terlihat kalau SAJ memetakan kebutuhan penumpang dengan baik. Mereka memilih tiga hari yang mewakili kebutuhan perjalanan bisnis, pekerjaan, dan traveling,” jelas Dimas.
Dia menyebut, sebagai maskapai berbiaya rendah low cost carrier (LCC) di bawah naungan Lion Group, SAJ biasanya mengincar pasar potensial yang belum tergarap maksimal. Langkah membuka rute Kediri–Jakarta, lanjutnya, menjadi semacam batu loncatan untuk pengembangan rute lanjutan di masa mendatang.
“Biasanya mereka masuk dulu dengan 1–2 penerbangan untuk membangun landasan awal. Kalau responnya bagus, akan ditambah secara bertahap,” ujar Ketua International Office UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung.
Selain itu, Dimas menilai pemilihan Jakarta sebagai rute awal sangat tepat karena menjadi hub utama penerbangan di Indonesia. Setelah tiba di Jakarta, penumpang SAJ bisa dengan mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai kota lain menggunakan maskapai satu grup, seperti Lion Air atau Batik Air.
“Terminal mereka di Jakarta juga relatif dekat antar-maskapai satu grup. Jadi, proses transitnya cenderung mudah, meski kadang harus agak cepat berpindah terminal. Itu konsekuensi dari maskapai berbiaya rendah,” katanya.
Dia menambahkan, keunggulan lain SAJ dibanding Citilink terletak pada fleksibilitas koneksi dan harga tiket yang lebih terjangkau. Citilink, meski menggunakan Terminal 3 yang lebih modern, belum memiliki konektivitas antarmaskapai sebaik Lion Group. “Secara pasar, SAJ lebih marketable. Tapi bukan berarti Citilink tidak punya peluang untuk kembali masuk nanti. Semua tergantung perkembangan pasar dan izin ke depan,” terang Dimas.
Menurutnya, keputusan SAJ untuk berani membuka tiga kali jadwal penerbangan dalam sepekan menunjukkan keyakinan terhadap potensi ekonomi dan mobilitas masyarakat Kediri Raya.
“Saya rasa mereka sudah memperhitungkan pesaing dari moda transportasi lain seperti kereta dan bus. Kawasan ini memang potensial dan kompetitif. Kalau strategi mereka tepat, SAJ bisa lebih bertahan dibanding maskapai pendahulunya,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian