Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Harga Buah di Kediri Merangkak Naik, Ini Penyebabnya

Diana Yunita Sari • Jumat, 26 September 2025 | 06:09 WIB
MELONJAK: Pedagang buah menata jualannya.
MELONJAK: Pedagang buah menata jualannya.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Musim kemarau telah memengaruhi stok buah di pasar. Hal itu berdampak pada harga di pasar.

Sri Asmiin, pedagang buah di Pasar Turus, Kecamatan Gampengrejo mengaku jika saat ini harga buah sedang mahal-mahalnya. “Ya mungkin karena musim kemarau panennya jadi gagal,” ucap Sri kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Buah-buahan yang mengalami kenaikan harga itu adalah mangga, jeruk, dan apel fuji. Seperti apel fuji, harga yang semula dibanderol Rp 30 ribu per kilo, kini naik menjadi Rp 35 ribu per kilo.

Lalu buah mangga, kini mengalami kenaikan. Yang biasanya Rp 15 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp 20 ribu – Rp 25 ribu. Sri juga mengeluhkan bahwa musim kemarau membuat kualitas buah menjadi menurun.

Banyak yang lebih cepat layu seperti buah jeruk dan semangka, selain itu buah pisang juga berkurang setiap sisirnya.

Sementara itu, petani buah juga mengeluhkan adanya penurunan hasil panen. Salah satunya adalah petani mangga di Kecamatan Grogol. Panas dan angin kencang menyebabkan bunga mangga gugur. Selain itu, buah mangga yang belum masak juga ikut berjatuhan, sehingga menurunkan hasil panen buah yang bagus.

“Belum sampai tua sudah jatuh, kalau begitu kan enggak bisa dijual. Hampir semua petani di Grogol, Banyakan, Tarokan, sama semua,” ucap Hendro, petani mangga asal Desa Kalipang.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#petani #kediri #harga buah #musim kemarau #pasar