PT SGN MKSO Kebun Dhoho yang berada di Jengkol Plosoklaten mengelola hamparan tebu lebih dari 2.500 hektar. Di sana, semua proses tanam hingga panen melibatkan ahli-ahli ilmu pertanian memberi edukasi bagi para petani.
"Kami sendiri jadi satu dengan Pusat Penelitian (Puslit) untuk menentukan jenis dan varietas tebu terbaik untuk ditanam oleh petani," ujar Sri Pratomo, General Manager PT SGN MKSO Kebun Dhoho.
MKSO Kebun Doho memberikan kontribusi signifikan terhadap petani melalui peningkatan produktivitas tebu. MKSO Kebun Doho membuka kerja sama dengan petani untuk meningkatkan produktivitas tebu melalui penggunaan teknologi dan metode pertanian yang lebih baik.
Selain itu juga ada pengembangan agroforestri tebu mandiri. Perhutani juga bekerja sama dengan MKSO Kebun Doho untuk mengembangkan model agroforestri tebu mandiri. Program ini melibatkan masyarakat dalam penanaman, pemeliharaan, dan pengawasan tanaman tebu di kawasan hutan.
Melalui momentum hari tani ini, Sri Pratomo mengajak bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholder untuk meningkatkan produksi gula nasional dan mendukung swasembada gula. "Selamat Hari Tani Nasional, mari kita hargai dan dukung kerja keras para petani dalam meningkatkan kesejahteraan dan kedaulatan pangan Indonesia," ucap Sri Pratomo.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian