Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ada Tambahan Fulus, Stok Tabung Gas Elpiji Subsidi di Kediri Mulus

Zeyra Putri Widhianingtyas • Jumat, 12 September 2025 | 06:59 WIB

LANGKA: Pedagang kelontong kesulitan mendapatkan elpiji di Kabupaten Kediri.
LANGKA: Pedagang kelontong kesulitan mendapatkan elpiji di Kabupaten Kediri.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Ketersediaan elpiji bersubsidi di Kabupaten Kediri semakin memprihatinkan. Pasokannya terus menipis. Bahkan di sejumlah toko kelontong dibatasi hanya lima tabung saja per hari.

Menariknya, pasokan stok elpiji itu bisa ditambah asal ada fulus. Seperti pengakuan Ima, 30, pedagang toko kelontong asal Kecamatan Gampengrejo. Dia bisa mendapatkan tambahan pasokan jika mau menambah harga Rp 500 per tabung.

Adapun harga yang dia dapat sebesar Rp 18,5 ribu hingga Rp 19 ribu per tabungnya. “Jual ke pelanggan Rp 20,5 ribu,” akunya. Harga tersebut telah melampaui harga eceran tertinggi (HET) gas elpiji 3 kilogram. HET elpiji melon sebesar Rp 18 ribu per tabungnya sesuai SK Pj. Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024.

Meski harganya di atas HET, masyarakat tetap memburunya. Bahkan ada kebiasaan warga membeli gas lebih dari satu tabung. Hal itu dilakukan karena masyarakat susah mencari tabung gas.

“Mereka bisa beli 3 tabung kalau stoknya lagi banyak,” tambahnya.
Sejauh ini, dia mempunyai empat agen pemasok gas. Namun saat ini, hanya satu agen yang konsisten mengirimkan gas ke tokonya. Diketahui, agen-agen lainnya memprioritaskan daerah terdekat dari pangkalan.

Kelangkaan gas juga dirasakan pelaku UMKM. Mereka mengeluh terkait harga gas yang tidak masuk akal dan susah didapat.
“Sudah carinya susah, harganya juga mahal,” keluh Alfiyah, pelaku usaha mie ayam. Susahnya gas elpiji membuatnya harus mencari hingga ke toko-toko yang berlokasi jauh dari kedai mie ayamnya.

Dalam sehari, dia butuh 2 tabung gas untuk operasional. Untuk menyiasati kelangkaan, wanita 68 tahun itu harus menyiapkan stok tabung gas sebelum kehabisan. Ia juga menerapkan penghematan pemakaian dengan memasak bahan baku mie ayam dengan kompor tradisional.

Sulitnya mencari gas elpiji 3 kilogram ini sangat memukul pelaku UMKM seperti dirinya. Dia berharap, pemerintah bisa segera mengatasi kelangkaannya.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#subsidi #tabung gas #kediri #elpiji #toko kelontong