Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pemenang Lelang Pasar Ngadiluwih Kediri Mundur, Kenapa?

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Kamis, 10 April 2025 | 02:49 WIB
SIAP DIBANGUN: Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih meninjau lokasi Pasar Ngadiluwih pada Jumat (28/3) lalu.
SIAP DIBANGUN: Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih meninjau lokasi Pasar Ngadiluwih pada Jumat (28/3) lalu.

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pembangunan Pasar Ngadiluwih tesendat. Itu setelah pemenang lelang mengundurkan diri. Karena insiden itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Kediri harus mengatur ulang proses lelang.

Seperti diketahui, Pemkab Kediri sebenarnya sudah melakukan tender dini untuk membangun pasar yang terbakar pada 2022 lalu itu. Bahkan proses tendernya dilakukan pada November lalu. Berikutnya Januari lalu muncul pemenang tender.

Sesuai jadwal, rencananya Maret lalu, sudah mulai teken kontrak. Namun, ternyata pemenang tender tidak melanjutkan lelang. “Pemenang lelang mengundurkan diri karena tidak menyelesaikan proses lelang,” jelas Kepala Disdagin Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih.

Karena pemenang lelang mengundurkan diri maka yang dilakukan adalah proses menaikkan pelelang yang urutan di bawah pemenang.

“Saat ini tengah berproses. Cadangan pertama yang naik. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ) sudah kami keluarkan,” jelasnya.

Karena itulah, Tutik mengatakan, bahwa kontrak pembangunan fisik itu ditargetkan akan dilakukan pada pertengahan April. Antara 16 atau 17 April.

“Mudah-mudahan sudah betul dan bisa langsung berkontrak,” harapnya.

Setelah semua prosesnya selesai, baru pembangunan fisik bisa dilakukan. Namun karena molornya tanda tangan kontrak maka target pembangunannya bisa selesai Desember. Artinya pembangunan hanya menyisakan 234 hari.

“Karena ada perubahan tata waktu, yang sedianya 274 hari, ini jadi berkurang. Mudah-mudahan ada strategi dari penyedia dan kami pun pengendaliannya juga ekstra, karena tata waktunya berkurang dari 1 bulan sampai 1,5 bulan,” jelasnya mengenai usahanya agar Desember ini pembangunan Pasar Ngadiluwih bisa rampung.

Untuk diketahui, rencananya pembangunan Pasar Ngadiluwih ini dilakukan satu tahap.  dengan anggaran Harga Perkiraan Sendiri (HPS) Rp 29,8 miliar. Dan menang penawaran sebesar Rp 23,8 miliar.

Konsepnya dibuat sama dengan Pasar Wates, dengan mengkolaborasikan budaya, tradisional dan modern.

Namun, segi luasannya akan lebih luas dibandingkan dengan pasar yang ada di lereng Kelud itu. Jika di Pasar Wates luasnya sekitar 10 ribu meter persegi, di Pasar Ngadiluwih ini luasnya sekitar 13 ribu meter persegi.

“Dari jumlah pedagang juga lebih banyak, di Pasar Ngadiluwih sekitar 661 pedagang, di sana (Pasar Wates, Red) lebih sedikit,” terang Tutik.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel. 

Editor : rekian
#kabupaten kediri #lelang #tender #Disdagin #pasar ngadiluwih