JP Radar Kediri- Pendakwah muda asal Blitar Muhammad Iqdam Kholid yang biasa disapa Gus Iqdam memberikan banyak wejangan untuk komunitas perbankan Kediri Raya.
Terdiri dari keluarga besar Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD), Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan Daerah (FKIJK) dan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) Daerah Kediri Raya.
Dalam ceramahnya, dai muda yang juga yang populer dengan istilah ‘Dekengane Pusat’ ini menjelaskan, sepuluh terakhir bulan di Ramadan menjadi momentum yang istimewa. Karena banyak orang melakukan amalan-amalan sunah. Seperti beriktikaf di Masjid untuk bermunajat menggapai malam lailatul qadar. Salah satunya apa yang dilakukan pihak perbankan yang menggelar kegiatan religius seperti mengaji bersama dan santunan.
Gus Iqdam mengingatkan kepada seluruh karyawan yang hadir untuk selalu melibatkan Tuhan dalam rutinitas kerja. Sehingga keringat, pikiran dan tenaga yang dikeluarkan menjadi barokah. Seperti di lingkup pekerjaan perbankan. Mencari nasabah harus juga selaras dengan mencari Ridho Allah SWT. Jangan sampai kesibukan kerja membuat terlena dan melupakan kewajiban beribadah.
Ada tiga tanggung jawab yang tak boleh dilupakan. Yakni tanggung jawab kepada Tuhan, diri sendiri dan keluarga. Jika mendapatkan uang berlebih. Seperti tunjangan hari raya. Boleh sekali-kali menyenangkan diri dengan mengajak keluarga makan enak, berlibur ataupun berbelanja. “Terlalu pelit dengan diri sendiri dan keluarga juga tidak baik, sekali-kali ya makan enak,” kelakar Gus Iqdam.
Kegiatan bersama Gus Iqdam ini menjadi bagian dari rangkaian dari kegiatan sosial yang dilakukan Senin (24/3). Bertempat di kantor baru Bank Mandiri KC Kediri, Jl. Diponegoro No.17, Kota Kediri. Dihadiri oleh Ketua BMPD Kediri-Madiun yang juga Kepala Kantor Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat, Penasihat FKIJKD Kediri-Madiun sekaligus Ketua OJK Kediri Ismirani Saputri.
Kemudian Ketua FKIJKD Kediri-Madiun Ferdinan L Hariandja dan Ketua Perbanas Kediri-Madiun Bambang Suprihadi. Beserta sejumlah Pimpinan Industri Jasa Keuangan (IJK) Non Bank bersama karyawan perbankan dan industri jasa keuangan yang berada di wilayah Kediri-Madiun.
Ketua FKIJKD Kediri-Madiun Ferdinan L Hariandja mengungkapkan kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang selalu digelar di Bulan Suci Ramadan. Sejumlah organisasi perbankan di Kediri Raya kerap mengadakan kegiatan sosial. Di samping agenda rutin dalam pendampingan dan edukasi keuangan untuk masyarakat. “Momen ini kami gelar untuk perkuat silaturahmi antarperusahaan perbankan dan industri jasa keuangan, juga sebagai wujud kepedulian bersama untuk berbagai dengan masyarakat sekitar,” jelas ketua yang juga Kepala Bank Mandiri KC Kediri ini.
Baca Juga: Bank Sinarmas dan Panin Bank Kediri Buka Peluang Kerja Sama dengan Jawa Pos Radar Kediri
Sebelum pengajian dimulai, panitia menggelar pembagian takjil gratis. Takjil dibagikan di depan kantor Bank Mandiri. Di kesempatan yang sama, Penasehat FKIJKD Kediri-Madiun sekaligus Ketua OJK Kediri Ismirani Saputri bersama Kepala Kantor Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap waspada perihal modus investasi ilegal yang sedang marak terjadi. Diharapkan masyarakat untuk bijak dalam menggunakan tunjangan hari raya (THR) yang mereka terima. (ik4/dea)
Editor : Puspitorini Dian Hartanti