KEDIRI, JP Radar Kediri- Pengalamannya di BTN sudah tidak diragukan. Asep Hendrisman, memulai karirnya di BTN sejak 1997.
Sebagai orang lawas, dia telah malang melintang ditempatkan di beberapa daerah. Baik di wilayah Ibu Kota Jakarta hingga ke Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
Di Jawa Timur, Kediri adalah penempatannya yang kedua. “Dulu saya kira Kediri itu panas, ternyata tidak,” ujar pria yang kerap disapa Asep itu saat ditemui di kantornya pada Senin (17/3) lalu.
Dia merasakan suasana yang adem. Dan warga yang ramah.
Saat itu, setelah mendapat surat pemberitahuan pindah tugas di Kediri, pria 52 tahun itu langsung tancap gas menuju Kota Tahu.
“Saya setir (mobil, Red) sendiri,” akunya.
Setibanya di Kediri, anggapannya tentang kota yang panas keliru.
Pria asal Bandung ini justru jatuh cinta pada kota yang di belah Kali Brantas ini.
Dia tidak merasakan suasana panas. Bahkan terkesima dengan kebersihan kotanya. Dia melihat, Kediri punya potensi untuk berkembang menjadi wilayah yang lebih maju.
“Kalau di sana (pulau garam/Madura, Red) di tepi jalan semuanya garam, di sini (Kediri, Red) malah gudang garam isinya rokok,” kelakarnya penuh keakraban.
Dia mengaku baru pertama kali menginjakkan kaki di Kediri.
Sebagai orang baru, Asep berharap bisa menjalankan tugasnya dengan baik di Kediri. Apalagi dia sedang memasuki masa purna empat tahun lagi.
“Perusahaan ini telah memberikan banyak hal bagi saya dan keluarga, sekarang waktunya saya membalas jasa untuk perusahaan ini,” ucapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian