KEDIRI, JP Radar Kediri– Harga cabai semakin sulit ditebak. Setelah sempat turun, kini harganya kembali naik hingga tembus Rp 100 ribu per kilogram. Naik turun harga cabai ini semakin tidak terkendali.
Juwariyah, 52, pedagang di Pasar Setonobetek Kota Kediri menerangkan, harga cabai di tempatnya terbilang tinggi. Selama Ramadan tidak pernah di bawah Rp 50 ribu per kilogram.
“Sebelumnya Saya jual dengan harga Rp 90 ribu per kilogram,” ujar Juwariyah ditemui di pasar pada Senin (15/3).
Menurutnya, harga cabai menjadi yang paling sering naik-turun dibandingkan bahan pangan lainnya. Ketika ada perubahan harga angkanya cukup drastis. Bisa sampai Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per kilogram.
Baca Juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Rekor Termahal Sepanjang Sejarah
Perubahan harga itu berbeda dengan bahan pangan lainnya yang biasanya naik atau turun Rp 1 – Rp 2 ribuan saja.
Selain cabai, harga bumbu dapur lainnya yang cukup tinggi adalah bawang merah. Di tempat Juwariyah, kini dibanderol dengan harga Rp 50 ribu. Sementara bawang putih Rp 45 ribu.
Menurutnya, harga ketiga komoditas itu masih bisa naik saat mendekati hari Raya Idul Fitri nanti. “Kemungkinannya begitu, naik lagi saat dekat lebaran,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan mengatakan bahwa harga seperti cabai, bawang merah, dan bawang putih menjadi komoditas yang menjadi perhatian.
Baca Juga: Solusi Tetap KPR Meski BI Checking Tidak Bagus
Pasalnya, komoditas tersebut sering bergejolak saat momen seperti Ramadan saat ini. Karenanya, Ridwan akan terus melakukan pemantauan harga beserta pasokannya. Jika memang bergejolak, tidak memungkinkan akan dilakukan intervensi untuk pengendalian harga.
“Intinya kami berharap masyarakat tetap tenang tidak perlu panic buying. Insyaallah lihat dari perkembangan yang ada, harga-harga ini sebentar lagi Insyaallah akan menjadi stabil,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian