KEDIRI, JP Radar Kediri– Peternak madu di Desa Joho, Kecamatan Semen sedang galau. Menghadapi lebaran tahun ini, pendapatan mereka dari beternak madu mengalami penurunan.
Jika biasanya bisa menjual hingga 100 botol dalam waktu satu bulan. Sekarang ini mampu menjual 20 botol. Paling banyak 30 botol saja. Kondisi itu dirasakan Muhamad Suci.
Peternak lebah untuk madu yang kini berusia 50 tahun asal Desa Joho, Semen itu mengatakan, permintaan mulai turun sejak masuk musim hujan.
Baca Juga: UMKM di Jongbiru di Kediri Naik 50 Persen, Ini Penyebabnya
Dia menyebutkan, cuaca yang tidak menentu telah menyebabkan produksi madu menjadi berkurang. “Berkurangnya produksi madu ini terjadi karena berkurangnya pasokan makanan lebah,” ungkap Suci.
Selain karena faktor hujan, saat ini lahan perkebunan yang mampu mencukupi kebutuhan peternak juga ikut berkurang.
Agar produksinya tetap tinggi, dia juga membawa lebahnya ke daerah lain. Seperti Nganjuk, Blitar, dan Tulungagung.
Baca Juga: Keberhasilan Cokelat Ndalem Jadi Bukti Nyata Keberpihakan BRI Terhadap UMKM
“Kalau hanya disini saja (Hutan Sumber Podang, Desa Joho, Red) tidak mencukupi,” imbuhnya.
Untuk diketahui, di kios miliknya, dia menjual madu dengan beragam jenis. Mulai dari madu hutan, madu mellifera, madu tawon gung, dan madu tawon klanceng.
Setiap jenisnya memiliki harga yang berbeda. Berkisar dari Rp 70 ribu sampai dengan Rp 300 ribu.
Baca Juga: Membeli Rumah Subsidi, Jangan Hanya Murahnya. Ini 10 Hal yang Harus Anda Pertimbangkan
Meskipun memiliki jenis yang beragam, kandungan dan khasiat yang dimiliki sama. Hanya saja setiap jenis madu memiliki rasa yang berbeda-beda.
“Yang jenis madu tawon klanceng ini harganya paling mahal, tetapi dari segi rasa justru asam,” ungkap Suci, lelaki yang sudah menjadi peternak madu sejak 1994.
Sejauh ini, Suci hanya mengandalkan pelanggannya yang tersebar dari berbagai daerah hingga ke luar negeri. Produknya dibeli hingga keluar negeri. Dia bisa menjual madunya sampai ke Malaysia.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.