Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Harga cabai rawit di Kediri mulai turun. Penurunannya cukup drastis sampai Rp 41 ribu per kilogram.
Menurut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tutik Purwaningsih, harga cabai sempat berada di angka Rp 115 ribu. Saat ini harganya berangsur turun.
Baca Juga: Industri Rokok Bikin Pertumbuhan Ekonomi Kota Kediri Kokoh
Sudah di angka Rp 74 ribu per kilogram. “Artinya, sudah tidak lebih dari Rp 100 ribu,” jelas Tutik.
Minimnya stok selama ini disebabkan karena tukang petik cabai yang sebelumnya libur saat awal puasa kini sudah kembali bekerja.
“Stoknya jadi terpenuhi lagi,” jelasnya.
Baca Juga: Tenyata Kemasan Minyakita 1 Liter Isinya Hanya 800 Mililiter
Meski sudah ada tren menurun, dia tetap mengkhawatirkan kembali adanya kenaikan harga.
Pasalnya, beberapa hari terakhir ini intensitas hujan masih terus tinggi. Cabai bisa busuk akibat kebanyakan air.
Baca Juga: BRI Dukung Regulasi Baru DHE SDA, Optimalkan Devisa Ekspor dan Perkuat Stabilitas Ekonomi
Sementara itu, Yuli, 45 pedagang di Pasar Ngadiluwih mengatakan, stok cabai yang sebelumnya menipis sudah kembali normal. Dia menjual Rp 85 ribu per kilogram.
Dia sudah tidak lagi menjual cabainya di atas Rp 100 ribu per kilogram.
Baca Juga: 10 Cara Menghindari Judi Online Berkedok Investasi Crypto.
Adapun Suyono Ketua Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri juga berpendapat, bahwa turunnya harga cabai itu karena stok yang kini sudah tercukupi.
Pemetik cabai yang sudah kembali bekerja. “Kalau untuk produksinya masih aman hingga mencukupi permintaan keluar,” jelasnya.