KEDIRI, JP, Radar Kediri- Petani cabai di Kabupaten Kediri bisa tersenyum lega. Sebab saat ini, harga jual cabai mengalami kenaikan cukup tinggi.
Sebelumnya harga cabai di petani dibanderol sebesar Rp 40 ribu per kilogram (kg).
Kemarin (27/2), harganya sudah tembus Rp 70 ribu. Hampir naik satu kali lipat dari harga sebelumnya.
Baca Juga: Perbandingan Harga BBM Terbaru di Shell dan Pertamina, Terpaut Jauh?
Kenaikan harga cabai itu diungkapkan Murtaji. Petani cabai berusia 75 tahun asal Desa Panjer, Plosoklaten itu mengaku sedikit lega.
“Harganya sekarang mulai naik lagi,” ungkap lansia yang ditemui saat memetik cabai rawit di kebunnya.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, Penjual Bunga Tabur Musiman di Kota Kediri Berebut Cuan
Dia mengatakan, harga Rp 70 ribu kilogram itu dari petani. Ada kemungkinan di pasar atau pengecer harganya menjadi lebih tinggi lagi.
“Bisa sampai Rp 80 ribu sampai Rp 100 ribu per kilogramnya,” terangnya menaksir.
Meski harganya terbilang bagus, tetapi hasil panennya tidak maksimal. Itu disebabkan karena hujan deras yang menyebabkan beberapa cabai yang seharusnya bisa dipanen banyak yang busuk.
Baca Juga: Resmi Diluncurkan Presiden Prabowo, BSI Jadi Bank Emas Pertama di Indonesia
“Ya arang kading (ada beberapa) busuk, tapi masih aman,” jelasnya.
Hal serupa juga dirasakan Kamid, 80, petani asal Desa/Kecamatan Ngasem.
Dia mengaku bahwa harga cabai di petani sedang bagus. Namun memang hujan deras mengakibatkan ada beberapa cabai yang busuk.
“Karena kebanyakan air, tapi masih aman,” akunya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian