JAKARTA, JP Radar Kediri - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan layanan Bank Emas, yang merupakan bullion bank pertama di Indonesia, di The Gade Tower, Jakarta Pusat.
Peluncuran ini dianggap sebagai tonggak sejarah bagi perekonomian Indonesia.
Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih kepada mantan Presiden Joko Widodo atas dukungan dan persiapan yang telah dilakukan selama empat tahun terakhir untuk mewujudkan layanan ini.
"Layanan Bank Emas ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional," ungkap Prabowo.
Dia menjelaskan, keberadaan layanan bank emas ini diproyeksikan dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sebesar Rp 245 triliun dan menciptakan sekitar 1,8 juta lapangan pekerjaan baru.
"Ini adalah langkah strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tambahnya.
Peresmian layanan ini juga dilakukan setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan izin kepada PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan Pegadaian untuk melaksanakan kegiatan usaha bullion.
Untuk diketahui, Pegadaian bernaung di bawah holding ultra mikro yang dipimpin oleh BRI, bersama dengan PNM (Permodalan Nasional Madani) yang juga berinduk pada holding yang sama.
Dengan cadangan emas yang menempatkan Indonesia di posisi keenam terbesar di dunia, Prabowo menegaskan bahwa negara ini kini memasuki fase baru dalam pengelolaan sumber daya alamnya.
Diharapkan, dengan adanya Bank Emas, masyarakat akan lebih mudah mengakses investasi emas dan memanfaatkan potensi yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan.
"Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa layanan ini dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," tutup Presiden Prabowo.
Peresmian ini diharapkan menjadi momentum bagi pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah