KEDIRI, JP Radar Kediri– Isu kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada 2025 bakal berdampak pada harga barang. PPN yang sebelumnya 11 persen akan menjadi 12 persen. Kenaikan tersebut akan ditanggung oleh konsumen akhir yakni masyarakat.
Meski begitu, masyarakat bukanlah orang yang melakukan penyetoran PPN kepada negara. Yang dikenakan adalah pengusaha yang sudah dikenakan pajak (PKP). Lantas, berapa besar PPN yang masuk ke negara dari PKP yang ada di Kota Kediri?
“Setoran PPN di Kota Kediri ada Rp 83 miliar,” jelas Kepala Seksi Penjaminan Kualitas Data Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) Kediri Achmad Fathoni.
Lebih jauh, dia menjelaskan bahwa penerimaan pajak di Kota Kediri mencapai Rp 413,53 miliar per 24 November 2024. Masih 85,24 persen dari target yang sudah ditetapkan. Yaitu sebesar Rp 485,12 miliar.
Seluruh penerimaan itu bersumber dari PPh hingga PPN. Termasuk dari Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). “Penerimaan paling tinggi dari PPh 21,” tambahnya.
Selanjutnya, penyumbang terbesar dalam penerimaan pajak itu berasal dari sektor jasa keuangan dan asuransi. Yakni dengan sumbangsing sebesar 28,02 persen. Kemudian disusul dengan sektor perdagangan eceran sebesar 20,88 persen. Lalu, administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib sebesar 18,24 persen.
“Terus bergerak (persentase, red). Tapi ya sampai saat ini itu yang jadi tiga besar,” jelas Fathoni.
Karenanya, pihaknya masih berupaya untuk memenuhi target penerimaan pajak di tahun ini. Fathoni menjelaskan bahwa upaya itu dilakukan secara ekstensifikasi dan intensifikasi. Cara yang pertama yakni dengan terjun ke lapangan untuk menemukan wajib pajak baru. Sementara, intensifikasi yang dimaksud adalah dengan melakukan penyuluhan, pengawasan, serta penagihan.
Untuk diketahui, sebagian penerimaan pajak ini akan masuk kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai dana bagi hasil. Tepatnya penerimaan pajak yang berasal dari PPh.
“PPh 21 dan PPh orang pribadi ada sebagian masuk ke pemerintah daerah. Nanti ada SK (surat keputusan) dari kementerian keuangan , Kota Kediri dapat berapa,” tandasnya. (em/rq)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah