KEDIRI, JP Radar Kediri- Sepuluh kios di Pasar Ngronggo milik Perumda Pasar Joyoboyo sudah bisa disewa. Itu setelah Penjabat (Pj) Wali Kota Kediri Zanariah memberi persetujuan sebagai kuasa pemilik modal (KPM) perumda.
Ketika dikonfirmasi pada Sabtu (7/12) lalu, baru satu yang deal dari 10 kios yang disewa. Bahkan, satu lapak tersebut sudah ditempati pedagang. Adapun sembilan lainnya sudah ada yang berminat tapi masih proses.
"Kami menawarkan kepada masyarakat Kota Kediri untuk menyewakan 10 tempat berjualandi Pasar Ngronggo," ucap Dirut Perumda Pasar Joyoboyo, Jauhari Lutfi.
Harga sewa 10 kios itu berbeda-beda. Tergantung ukuran kiosnya. Ada dua harga yang ditawarkan. "Yakni Rp 2.750.000, dan paling tinggi Rp 3,5 juta per bulan," paparnya.
Satu lapak yang sudah ditempati itu disewa oleh pedagang selama tiga bulan. Sedangkan dua lapak lagi masih dalam permohonan formulir. "Paling tidak, tahun ini kami sudah eksekusi semua," jelas Lutfi
Lebih lanjut, Lutfi menjelaskan, tidak ada persyaratan khusus bagi masyarakat yang ingin menyewa lapak di Pasar Ngronggo. "Yang sewa harus ber-KTP Kota Kediri," tandasnya.
Seperti diketahui diketahui, ada 107 kios yang dibangun oleh Paguyuban Pedagang Pasar Grosir Ngronggo dengan sistem build, operate, and transfer (BOT) atau bangun, guna, dan serah. Sesuai undang-undang (UU), dengan sistem tersebut Perumda Pasar Joyoboyo mendapat jatah 10 persen atau 10 kios.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah