Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polda Jatim Bentuk Satgas untuk Awasi Distribusi Pupuk dan Benih

Novanda Nirwana • Kamis, 14 November 2024 | 16:23 WIB
: Karo SDM Polda Jatim Kombespol Ari Wibowo (kiri) dan Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menanam benih jagung di Kelurahan Ketami, Pesantren kemarin
: Karo SDM Polda Jatim Kombespol Ari Wibowo (kiri) dan Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji menanam benih jagung di Kelurahan Ketami, Pesantren kemarin

KEDIRI, JP Radar Kediri-Asta Cita tidak hanya berisi program penanaman benih jagung saja. Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Jatim Kombespol Ari Wibowo mencanangkan empat program pendukung Asta Cita Swasembada Pangan Presiden Prabowo.

Salah satunya, membentuk satuan tugas (satgas) untuk mengawasi distribusi pupuk dan benih di Jawa Timur.

Hal tersebut diungkapkan oleh perwira dengan pangkat tiga melati di pundak itu saat menghadiri launching program Asta Cita Swasembada Pangan Presiden Prabowo di Kelurahan Ketami, Pesantren.

Selain melakukan penanaman jagung secara serentak bersama jajaran, menurut Ari Polri mencanangkan empat program untuk mendukung Asta Cita tersebut.

Yang pertama, program lahan pekarangan bergizi yang memanfaatkan pekarangan rumah. Kemudian, memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami.

“Yang ketiga ini pengawasan distribusi pupuk dan benih. Nanti akan dibentuk satgas untuk mengawasi,” kata Ari.

Keberadaan satgas itu menurut Ari penting untuk memaksimalkan pengawasan. Termasuk meminimalkan potensi penyimpangan yang mungkin terjadi di lapangan.

Adapun yang keempat adalah menggandeng masyarakat yang punya keahlian di bidang pertanian, perikanan, gizi, dan kesehatan masyarakat. Mereka akan direkrut menjadi polisi bintara kompetensi khusus (bakomsus).

Untuk diketahui, penanaman jagung di Polres Kediri Kota dilakukan di lahan total seluas 11,2 hektare. Di tahap awal kemarin, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas tujuh ribu meter persegi.

Selain Polres Kediri Kota, ada tujuh polsek jajaran yang juga ikut menanam jagung. Misalnya, Polsek Kediri Kota menanam jagung seluas dua ribu meter persegi. Kemudian, Polsek Mojoroto menanam jagung seluas lima ribu meter persegi.

Hal serupa juga dilakukan empat polsek jajaran lain. Yakni, Polsek  Polsek Grogol, dan Polsek Tarokan yang masing-masing menanam jagung seluas satu hektare. Kemudian, Polsek Mojo menanam jagung seluas 1,5 hektare.

“Paling banyak Polsek Semen yang menanam jagung di lahan Perhutan seluas 16 hektare di Desa Puhrubuh dan di Desa Puhsarang,” imbuh Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji.

Baca Juga: Stok Cabai Melimpah tapi Harga Murah, Terima Pasokan dari Kecamatan Kepung Kediri 

Dengan dilakukan penanaman jagung secara serentak, diharapkan bisa mendukung ketahanan pangan nasional.

“(Kota Kediri, Red) bukan hanya menjadi pemasok namun bisa menjadi lumbung pangan khususnya tanaman jagung di lingkungan Kota Kediri dan sekitarnya,” sambung Ari di depan sejumlah wartawan.

Terpisah, Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri mengatakan, pemkot mendukung program ketahanan pangan tersebut.

Meski tanaman jagung di Kecamatan Pesantren tak seluas tanaman tebu, menurut Kartini pihaknya berupaya menambah luasan tanaman jagung.

Adapun Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kediri memberi dukungan dengan menyiapkan lahan. Selain total 16 hektare yang ditanami, ke depan akan ada 35 hektare lahan Perhutani yang akan ditanami jagung. 

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #penanaman #jawapos #benih jagung #polda jatim