Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kenaikan Harga Komoditas di Kota Kediri Jadi Sinyal Inflasi

Emilia Susanti • Jumat, 25 Oktober 2024 | 17:53 WIB
MELONJAK: Pedagang ayam di Pasar Setonobetek melayani konsumen.
MELONJAK: Pedagang ayam di Pasar Setonobetek melayani konsumen.

KEDIRI, JP Radar Kediri– Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri telah mencatatkan deflasi selama lima bulan berturut-turut. Fakta itu selaras dengan kondisi pelaku usaha yang semakin sepi. Melimpahnya stok ikut mendukung terjadinya deflasi beberapa bulan terakhir.

Saat ini, kondisi ekonomi di Kota Kediri mulai menunjukkan tren positif. Harga beberapa komoditas pangan mulai merangkak naik. Salah satunya daging ayam. Pergerakan harganya terbilang cepat. Dari sekitar Rp 30 ribu di awal Oktober menjadi sekitar Rp 37 ribu pada hari Kamis (24/10).

“Bulan ini naik terus, bertahap. Harga Rp 37 ribu sudah tiga hari ini,” jelas Taufik Taufan Akbar, salah satu pedagang ayam di Pasar Setonobetek, Kota Kediri.

Kenaikan harga daging itu tidak dibarengi dengan kelangkaan stok. Dia menduga ada permintaan masyarakat yang meningkat. “Kalau harga naik biasanya karena stoknya langka, tetapi ini enggak,” katanya saat ditemui kemarin.

Baca Juga: Permintaan Mamin di Kediri Lesu Selama Kampanye Pilkada 2024

Selain daging ayam, komoditas pangan lainnya juga ada yang merangkak naik. Salah satunya komoditas cabai rawit. Harga di awal bulan tercatat sekitar Rp 32 ribu. Kemudian harga bergerak naik menjadi Rp 43 ribu, lalu turun lagi sekitar Rp 36 ribu.

Tak hanya itu, harga Minyakita di pasaran juga dibanderol di atas harga eceran tetap (HET). Dari yang seharusnya dijual Rp 15,7 ribu, tetapi di tingkat pengecer dibanderol Rp 17 ribu. Meski begitu, penjualan di atas harga HET bukan karena sebab.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) M. Ridwan mengatakan harga komoditas pangan memang mengalami kenaikan harga. Dia menengarai permintaan masyarakat yang meningkat menyebabkan harga beberapa komoditas turut meningkat. Ini menjadi indikasi ekonomi mulai membaik dan kemungkinan akan terjadi inflasi di bulan ini. 

Dia menekankan bahwa saat ini semua kondisi terbilang stabil. Tidak ada permasalahan kelangkaan stok ataupun distribusi. Selain itu, juga tidak ada kendala cuaca seperti yang terjadi sebelumnya. Oleh sebab itu, pemerintah saat ini hanya melakukan pemantauan harga. “Intervensi kalau diperlukan saja. Kalau terjadi inflasi semoga masih dalam batas aman (terkendali, red),” tandasnya.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#cabai #daging ayam #MinyaKita #pasar setonobetek #bps