KEDIRI, JP Radar Kediri– Pemilihan kepala daerah (pilkada) biasanya menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro. Momentum kampanye yang seharusnya meningkatkan permintaan, justru mengalami penurunan.
Minimnya permintaan pada pelaku usaha makanan dan minuman (mamin) disebabkan karena sedikitnya kegiatan kampanye terbuka. Tidak semua calon kepala daerah mau membuat acara yang melibatkan orang banyak.
Kampanye terbuka itulah yang sebenarnya menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro yang menjual makanan dan minuman. “Benar-benar sepi orderan,” ucap Sri Endah Yuni Wulandari, Ketua Asosiasi Pengusaha Makanan dan Minuman (Mamin) Kota Kediri.
Pernyataan sepi itu disampaikan oleh mayoritas pelaku usaha mikro yang tergabung di asosiasinya. Para pelaku mengeluh karena pelaksanaan pesta rakyat lewat pilkada tidak berimbas ke permintaan produk di sektor usaha mikro.
Baca Juga: Kata Pengamat Ekonomi soal Dampak Deflasi
Kalaupun ada yang memesan produk dari pelaku usaha mikro jumlahnya tidak banyak. Apalagi saat kampanye, pertemuan yang melibatkan masyarakat mulai dikurangi. Paslon dan tim pendukungnya lebih suka bertemu langsung ke warga dan menyapa warga di jalan. Tidak ada kegiatan besar yang membutuhkan makanan dan minuman.
Terpisah, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri Subagyo berpendapat, kegiatan kampanye bisa meningkatkan konsumsi. Meskipun sifatnya hanya sementara.
“Hanya meningkatkan konsumsi lokal dan memberi dorongan pada usaha percetakan, catering, penciptaan lapangan kerja temporer, dan transportasi,” lanjutnya.
Meski begitu, adanya pilkada juga bisa menimbulkan dampak sebaliknya. Menurut Subagyo, program-program pemerintah bisa mengalami penundaan. Sehingga, menimbulkan ketidakpastian di masyarakat.
“Pada masa kampanye terjadi perlambatan kegiatan pemerintah. Penundaan dalam pengambilan keputusan. Seperti bantuan modal, program pelatihan, yang berdampak pada penurunan sementara dalam belanja pemerintah,” tandasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah