KEDIRI, JP Radar Kediri- Libur panjang Maulid Nabi turut mengerek okupansi transportasi umum. Selama empat hari mulai Jumat (13/9) lalu hingga Senin (16/9), terjadi kenaikan yang signifikan jumlah penumpang kereta api di Stasiun Kediri dan armada bus penumpang di Terminal Tamanan.
Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Kuswardoyo mengatakan, sejak Jumat (13/9) hingga Senin (16/9), ada 24.200 tiket kereta yang terjual untuk keberangkatan dari stasiun Daop 7. Jika dibandingkan dengan hari biasa, terjadi peningkatan sangat signifikan.
Dia mencontohkan, untuk keberangkatan pada Jumat (13/9) lalu ada 7.589 tiket yang terjual. “Jika kita bandingkan dengan hari-hari biasa, okupansinya cuma sekitar 3.000 – 3.500. Itu menunjukkan peningkatannya sudah melebihi 100 persen dibandingkan hari-hari biasa,” bebernya.
Adapun kereta yang melayani perjalanan Blitar-Kiaracondong menurutnya mengalami peningkatan paling signifikan. Tercatat peningkatan okupansinya mencapai 191 persen. Tertinggi dibandingkan empat kereta jarak jauh lainnya yang berangkat dari Daop 7.
Baca Juga: Pemkot Kediri Tertibkan PKL secara Bertahap, Ada Yang Dikenakan Retribusi Kebersihan Bukan Pungli
Tren peningkatan arus penumpang itu juga otomatis terjadi di Stasiun Kediri. Rata-rata, jumlah penumpang jarak jauh tiap harinya Stasiun Kediri berkisar 600 – 700 orang.
“Tapi untuk Jumat (13/9), jumlah penumpang yang berangkat dari Kediri saja sudah 1.317 orang,” ungkapnya.
Angka itu meningkat keesokannya. Yakni, pada Sabtu (14/9) lalu penumpang yang berangkat dari Kediri mencapai 1.389 orang. Sedangkan selama empat hari libur panjang, tercatat sudah ada 4.107 tiket yang sudah terjual hingga kemarin siang. Dengan begitu, dia pun menyimpulkan ada tren peningkatan hingga lebih dari 100 persen.
“Kalau untuk kedatangan mulai 13 – 16 September tercatat sudah 3.810 tiket yang akan turun di wilayah Daop 7 Madiun, khususnya Stasiun Kediri,” urainya sembari menyebut, rata-rata sekitar seribu penumpang yang turun di Stasiun Kediri tiap harinya selama libur panjang.
Sementara itu, dampak libur panjang juga dirasakan di Terminal Tamanan. Kepala Terminal Tipe A Tamanan Kota Kediri Dukut Siswantoyo mengatakan, terjadi peningkatan jumlah penumpang selama libur panjang.
“Peningkatan penumpang mulai terjadi sejak Jumat tanggal 13 September,” ujar Dukut.
Di hari itu, jumlah penumpang yang turun di Terminal Tamanan mencapai 6.524. Sedangkan keberangkatan mencapai 6.816 penumpang.
Jika dibandingkan dengan hari biasa, pada Kamis (12/9) lalu, jumlah penumpang datang hanya 4.061 orang. Sedangkan yang berangkat hanya 4.236 penumpang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah