KEDIRI, JP Radar Kediri- Penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Muning, Kelurahan Bandar Kidul, Mojoroto semakin meningkat. Empat hari menjelang Hari Raya Idul Adha, kenaikan sirkulasi ternak mencapai 20 persen. Menurut Perumda Pasar Jayabaya, puncak aktivitas jual beli diprediksi akan terjadi Jumat besok (14/6).
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jayabaya Djauhari Lutfi mengatakan, sudah ada peningkatan aktivitas jual-beli. Saat ramai, Pasar Hewan Muning bisa menampung hingga 1.000 ekor kambing dan 500 ekor sapi.
“Memang ada peningkatan penjualan. Tapi harga stabil ya. Tidak naik. Kalau dibandingkan tahun lalu masih stabil. Sekitar Rp 3,5 sampai Rp 5 juta untuk kambing. Untuk sapi sekitar Rp 20 sampai Rp 35 juta,” urainya.
Dia memprediksi, peningkatan penjualan bakal terjadi pada Jumat (14/6) karena pasar hewan di Kota Kediri menjadi satu-satunya pasar hewan yang beroperasi. “Kalau Wage di beberapa daerah sama (juga beroperasi, Red) seperti di Ngadiluwih dan Gringging. Tapi kalau Pahing, pasar ini sendiri yang beroperasi. Makanya ramai,” ujarnya.
Dia menjelaskan, Pasar Hewan Muning di Kota Kediri itu beroperasi setiap dua kali seminggu. Yakni setiap pasaran Wage dan Pahing. Rata-rata, Pasar Hewan Muning lebih banyak dikunjungi setiap Pahing. Sedangkan Jumat besok jatuh pada pasaran Pahing sekaligus operasional terakhir sebelum Hari Raya Idul Adha Senin (17/6) depan.
Sementara itu, Jamingan, 52, salah satu pedagang kambing mengatakan, penjualan semakin meningkat sejak sepekan sebelum Hari Raya Idul Adha. Sekali berjualan di pasar hewan, tujuh ekor kambing bisa terjual. “Mulai ramai ini,” ujarnya.
Peternak asal Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri itu pun menjual berbagai jenis kambing. Mulai dari Ras Jawa, Boer, hingga Peranakan Etawa. “Harganya dari Rp 2,5 juta sampai Rp 7 juta ada. Saya mendatangkan dari kampung sini saja, dalam kota,” tandasnya.
Namun begitu, menurutnya penjualan lebih ramai di tahun lalu. Sebab, momentum Idul Adha tahun ini bertepatan dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB). “Musim bayar sekolah ini. Jadi penjualan agak turun,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram"Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah