Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Stok Belum Stabil, Harga Bawang Merah Masih di Angka Rp 50 Ribu Per Kilogram

Ayu Ismawati • Senin, 20 Mei 2024 | 17:21 WIB

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri—Stok bawang merah yang masih minim, membuat harga komoditas ini belum stabil. Sempat turun selama beberapa minggu, harga brambang kembali melambung menjadi Rp 50 ribu kemarin. Naik sekitar Rp 5 ribu dibanding sebelumnya yang sempat mencapai Rp 45 ribu per kilogram (kg).  

Juwariyah, pedagang sayur di Pasar Setonobetek mengatakan, kenaikan harga bawang merah terjadi selama tiga hari terakhir. “Harganya memang naik-turun,” aku Juwariyah sembari menyebut harga bawang merah dibanderol Rp 50 ribu per kg.

Sebelumnya, menurut perempuan berusia 50 tahun itu, harga brambang masih berkisar Rp 45 ribu per kg. Namun, selama beberapa hari ini harganya terus naik.

Meski harga kembali melambung, dia bersyukur pedagang tidak kesulitan memenuhi stok bawang merah. Apalagi, masyarakat juga langsung mengurangi jumlah pembeliannya setelah harga naik. “Dari pembeli yang sekarang rata-rata belinya jadi sedikit-sedikit kalau harganya lagi naik. Paling hanya seperempat biasanya,” urainya.

Baca Juga: Inflasi Rendah Jadi Kekuatan Kota Kediri

Hal tersebut dibenarkan oleh Aliya, 30, salah satu pembeli di Pasar Setonobetek. Perempuan yang membeli hanya seperempat kilogram itu mendapat harga yang lebih mahal.  “Hari ini (kemarin, Red) saya beli seperempat Rp 17 ribu,” akunya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri M. Ridwan membenarkan kenaikan harga komoditas bawang merah. Namun begitu, menurutnya gejolak harganya saat ini belum terlalu signifikan.

“Dari parameter seperti kenaikan harga, masih di bawah persentase rasio harga rata-rata terhadap HET,” terangnya.

Pantauan DKPP, rata-rata kenaikan harga bawang merah dalam tujuh hari terakhir belum terlalu signifikan jika dibanding HET-nya. DKPP mencatat, harga bawang merah dalam tujuh hari terakhir adalah Rp 45.500.

Baca Juga: Di Bulan April, Inflasi Kota Kediri Jadi yang Terendah di Jawa Timur

Dengan begitu, meski tergolong tinggi, harga bawang merah saat ini masih relatif aman atau belum membutuhkan intervensi. Salah satunya seperti melalui operasi pasar murah.

“Intervensi kami lakukan untuk komoditas yang harganya fluktuatif dan terjadi kenaikan yang drastis. Bahkan di situasi tertentu menyebabkan kelangkaan,” urainya.

Untuk diketahui, kenaikan harga bawang merah dikatakan sampai membutuhkan intervensi jika mencapai lebih dari 25 persen dari HET. Namun begitu, statusnya menjadi waspada saat kenaikan harganya sudah mencapai lebih dari 10 persen dari harga eceran tertinggi atau harga acuan penjualan (HAP).

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel. 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radar kediri #kediri #mahal #bahan pangan #harga bawang #bawang merah #jawa pos