KEDIRI, JP Radar Kediri- Sebanyak 435 pedagang Pasar Ngadiluwih menyerbu Balai Desa Purwokerto siang kemarin. Itu karena mereka tak ingin ketinggalan mengikuti pengundian lapak. Pasalnya, tempat penampungan pasar sementara (TPPS) sudah bisa ditempati mulai hari ini.
“Hari ini kami lakukan sosialisasi dan pengundian lapak untuk di TPPS,” terang Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih saat dikonfirmasi.
Dari pantauan koran ini, pengundian lapak pedagang berjalan dengan lancar. Ratusan pedagang mulai berkumpul sekitar pukul 11.00 WIB. Pedagang langsung berkumpul sesuai jenis barang yang mereka jual. Seperti pedagang sayur, daging, hingga kelontong.
Tutik mengatakan, pembangunan TPPS Ngadiluwih telah rampung dilakukan sejak Desember. Setelah pembangunan selesai, para pedagang segera pindah. Mereka berasal dari Pasar Ngadiluwih yang terdampak kebakaran beberapa tahun yang lalu. Sedangkan total lapak yang disediakan berjumlah 442.
“Kami memfasilitasi para pedagang untuk pengundian. Dengan tujuan agar pembagian dapat adil,” tambahnya.
Menurut Tutik, para pedagang berjualan barang yang berbeda. Dengan rincian 84 pedagang sayur, 38 pedagang daging, dan 41 pedagang kelontong. Setelah pengundian, para pedagang dapat segera menempati lapak baru. Pemindahan tersebut dapat mulai dilakukan hari ini. Dengan batas maksimal yaitu minggu ketiga di bulan maret.
“Sebelum idul fitri mereka harus sudah pindah semuanya,” tandas perempuan berkerudung ini.
Terpisah, Murtiah, pedagang daging ayam yang melakukan undian mengaku jika dirinya bersyukur dengan adanya TPPS. Setidaknya, dia memiliki tempat untuk berjualan. Namun, Murtiah berharap agar revitalisasi Pasar Ngadiluwih dapat segera dilakukan.
Karena dengan kondisi lapak saat ini, Murtiah mengaku tak leluasa untuk berjualan. “Semoga segera bisa pindah ke pasar yang baru,” harapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah