KEDIRI, JP Radar Kediri – Meningkatkan nilai tambah produk penting dilakukan. Salah satunya dengan melakukan pengurusan sertifikasi halal. Di Kota Kediri, jumlah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah memegang label halal berjumlah 442.
“Ada yang produk mamin (makanan dan minuman), juga ada yang di luar itu,” jelas Kepala Bidang Program Pembiayaan Produktif Koperasi dan Usaha Mikro (P3KUM) Dinas Koperasi (Dinkop) Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (UMTK) Kota Kediri M. Syaifudin.
Dinkop akan memberikan pendampingan untuk pelaku UMKM yang ingin mengurus sertifikasi halal. Dinamai dengan klinik UMKM. Tak hanya untuk label halal, melainkan pengurusan lainnya. “Kami ada lima tenaga konsultan,” terangnya.
Dalam pengurusannya, terdapat syarat-syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya adalah nomor induk berusaha (NIB), identitas pemilik usaha, nomor telpon, foto produk, proses pembuatan, rincian bahan, dan email.
Sekarang ini sedang berlangsung program sertifikasi halal gratis. Program berlangsung hingga 24 Oktober 2024. Oleh karenanya, pelaku UMKM diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. Terlebih lagi pihaknya telah menyiapkan pendampingan.
Sejauh ini, kendala terjadi pada produk makanan yang mengandung bahan hewani. Itu karena ada melibatkan tiga dinas terkait. Selanjutnya, dia berpesan agar pelaku mau mengurus sertifikasi halal selama masih gratis. Hal tersebut karena pelaku harus menyiapkan Rp 4 – 5 juta apabila program ini telah berakhir.
“Kami juga senantiasa mengekspose program ini,” kata pria yang akrab disapa Udin ini.
Terpisah, Mohamad Tohadi Irfan, 53, pedangan soto Tamanan mengaku lebih percaya diri dengan memiliki sertifikat halal. Dia mengaku mendapat fasilitas pengurusan halal secara gratis oleh Bank Indonesia Kediri. Itu dibantu dengan pendampingan dari mahasiswa di salah satu universitas di Tulungagung.
“Produknya bisa lebih terpercaya, di sini kan banyak pondok-pondok,” ujar Tohadi.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah