KEDIRI, JP Radar Kediri - Kabupaten Kediri sedang bersiap menyambut Bandara Dhoho Kediri. Salah satu sektor yang dipersiapkan adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Namun sayangnya, dari 9.475 UMKM, tidak lebih dari 10 persennya yang dianggap sudah siap.
“Dari keseluruhan, tak lebih dari 10 persen yang sudah siap,” terang Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana setelah menjadi nara sumber di acara seminar di Convention Hall Simpang Lima Gumul (10/8).
Dhito melanjutkan, menjelang beroperasinya bandara, pemkab terus mengebut peningkatan banyak sektor penunjang. Salah satunya sektor UMKM lokal. Namun sayangnya, dari 9.475 UMKM yang berada di Kediri, tidak banyak yang dianggap sudah siap.
Menurut Dhito, banyak aspek yang harus diperhatikan dalam sektor UMKM ini. Mulai dari produk, kemasan, pemasaran, serta masih banyak lainnya. Sayangnya, dari keseluruhan elemen tersebut, masih banyak yang belum paham.
Oleh sebab itu, bupati mengimbau kepada seluruh pelaku UMKM agar terus berbenah. Karena dengan adanya bandara, peluang UMKM untuk berkembang terbuka lebar. Namun di saat yang bersamaan, ancaman dari luar juga mengintai.
“Sudah banyak yang menunggu Bandara Kediri. Kalau UMKM lokal tak bisa ambil kesempatan ya bisa habis,” ingatnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Kediri Mamiek Amiyati membenarkan bahwa banyak UMKM yang belum bersiap bersaing di taraf nasional. Namun menurutnya, itu hanya masalah waktu. Karena sampai saat ini proses pelatihan dari Pemkab Kediri terus berlangsung.
“Kami rutin memberikan pelatihan kepada pengusaha UMKM di Kabupaten Kediri,” terangnya.
Tidak hanya itu, Mamiek juga mengungkapkan jika pemkab terus membuat wadah bagi pelaku UMKM. Dengan harapan agar para pemilik UMKM dapat belajar. Tujuan terakhirnya adalah produk mereka dapat dikenal di level nasional. Terutama dengan keuntungan adanya bandara di Kediri.
“Kami terus buat program-program untuk pengembangan pengusaha UMKM di Kabupaten Kediri,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah