Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Relokasi Pedagang Rombeng Pasar Setonobetek Masih Tunggu Pemasangan Pintu

Anwar Bahar Basalamah • Senin, 24 Juli 2023 | 17:43 WIB
LAPAK BARU: Pedagang gerabah yang sebelumnya berjualan di lantai dua telah menempati los baru di blok C Pasar Setonobetek, Kota Kediri.
LAPAK BARU: Pedagang gerabah yang sebelumnya berjualan di lantai dua telah menempati los baru di blok C Pasar Setonobetek, Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri – Pedagang gerabah di lantai dua Pasar Setonobetek, Kota Kediri sudah pindah ke tempat relokasi di blok C hampir sebulan lalu. Namun tidak demikian dengan pedagang pakaian bekas. Mereka belum ke lantai bawah karena masih menuggu pemasangan pintu los baru.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebut, sebelumnya relokasi seluruh pedagang lantai dua ke los baru di blok C diagendakan awal Maret. Namun setelah beberapa kali penundaan, akhirnya bisa direalisasi akhir Juni. Itupun tidak semua langsung pindah. Melainkan hanya pedagang gerabah saja.

“(Pedagang) gerabah sudah, yang rombeng (pakaian bekas) belum,” ungkap Warianti, 41, pedagang gerabah Pasar Setonobetek yang sudah direlokasi.

Belum berpindahnya pedagang rombeng lantai dua ditengarai karena belum dipasanganya pintu los baru. Mengenai kapan akan pindahnya pedagang rombeng ke bangunan los baru, pedagang menyebut, masih belum mendapat kepastian.

“Belum tahu kapan, kalau kata pengurus pasar katanya nunggu pintu selesai di pasang, tapi pastinya kapan, tidak tahu,” jelas Sri Wartini, 55, salah satu pedagang rombeng lantai dua Pasar Setonobetek.

Walau belum ada kepastian kapan rampungnya pemasangan pintu, pedagang menyatakan, tetap menginginkan segera pindah ke lantai bawah. Karena memang di lantai atas kondisinya yang sepi pengunjung. Terlebih pedagang gerabah yang sudah terlebih dahulu dipindah ke bawah, membuat pengunjung ke lantai atas semakin sepi.

“Sepi banget, belum tentu tiga hari sekali dapat pembeli, jadinya jarang jualan juga, makanya pingin segera turun ke lantai bawah,” jelas Kasiati, 68, pedagang rombeng lainnya.

Terpisah, Slamet Hariono, Wakil Koordinator Pasar Setonobetek, menyebut dipindahnya pedagang gerabah ke lantai satu yang tidak dibarengkan dengan pedagang rombeng karena kondisi pintu los rombeng yang belum terpasang, pedagang gerabah minta tetap disegerakan. Alhasil pindahnya pedagang di lantai dua tidak dibarengkan.

“Rombeng pintunya belum selesai, sedangkan gerabah nyuwun disegerakan, untuk pintu sampai saat ini dikerjakan, pedagang rombeng masih sabar menunggu,” ucapnya.

Mengenai kapan kepastian pintu los rombeng selesai, Slamet belum bisa memastikan, karena memang petugas perawatan juga tidak hanya menggarap pintu los rombeng di Setonobetek.

“Kulo mboten saget prediksi, bagian perawatan niku, amargi pekerjaan bagian perawatan gih katah,” pungkasnya.

Pantauan koran ini, dari 25 bangunan los, tujuh di antaranya yang saat ini ditempati lima pedagang gerabah dan dua los yang difungsikan sebagai gudang gerabah sudah terpasang pintu. Sedangkan sisanya yang untuk ditempati rombeng yang totalnya ada 18 bangunan los masih belum terpasang pintu semuanya.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pedagang #pasar setonobetek #rombeng #relokasi #pemasangan pintu