KOTA, JP Radar Kediri – Harga sayur-mayur, terutama kangkung, mengalami kenaikan harga. Kenaikannya pun relatif tinggi. Naik dua kali lipat dibanding biasanya.
Pemicunya adalah musim penghujan. Curah hujan yang tinggi membuat banyak lahan yang ditanami kangkung tergenang banjir. Membuat petani gagal panen.
“Harga kangkung sekarang tinggi,” aku Bambang, 60, pedagang sayur di Pasar Grosir Buah dan Sayur Ngronggo kemarin (24/1).
Menurut Bambang, kenaikan harga kangkung sudah terjadi selama tiga hari ini. Harga sayur kangkung naik hingga dua kali lipat. Saat ini tembus Rp 5 ribu per kilogram sayur kangkung. Sebelumnya harga sayur kangkung Rp 2 ribu per kilogram.
Lanjut pedagang itu, kenaikan harga kangkung dipicu oleh stok di petani yang tidak ada. Karena musim penghujan yang mengakibatkan sawah tergenang banjir.
Di lapak yang lain, pedagang bernama Jumadi menuturkan kenaikan harga sayur kangkung sudah dirasakan sejak Desember. Dia mengaku hal itu disebabkan stok sayur di wilayah Pace, Nganjuk berkurang sejak curah hujan sangat tinggi. Lahan persawahan tergenang banjir. Petani pun gagal panen. “Kangkung tidak bisa tumbuh kalau banyak air. Dan mudah membusuk,” tuturnya.
Saat ini di lapaknya harga sayur kangkung mencapai Rp 5 ribu per kilogram. Itu untuk kualitas bagus. Sedangkan kualitas sedang Rp 3 ribu per kilogramnya. Jumadi menuturkan harga itu termasuk tinggi sejak akhir bulan lalu. Normalnya, harga sayur kangkung Rp 2.500 ribu untuk kualitas bagus dan Rp 2 ribu untuk kualitas sedang.
Harga tersebut adalah harga di pasaran. Sedangkan harga di petani Rp 2.500 ribu. Sebelumnya, kisaran harga Rp 1.000 sampai Rp 1.500 ribu. “Itu harga di petani Joho, Pace (Nganjuk),” terang pedagang usia 45 tahun itu.
Kesulitan mendapatkan pasokan kangkung dari petani membuat Jumadi terpaksa membeli dari sesama pedagang di Pasar Grosir. Risikonya, harga beli lebih tinggi. Yakni Rp 3 ribu per kilogramnya.
“Itu waktu sulit dapatnya (kangkung, Red) Desember lalu,” jelas pedagang yang mengaku mampu menjual 1 ton kangkung dalam sehari itu.
Untungnya, meskipun naik, peminat kangkung tak terpengaruh. Mereka tetap membeli. Menurut Jumadi, sayur kangkung memang termasuk yang diminati masyarakat. (c2/fud)
Editor : adi nugroho