Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Wuih! Pakai Toping Jeroan Hingga Balungan, Rasa Bakso Kian Nendang

adi nugroho • Minggu, 21 Juni 2020 | 00:47 WIB
wuih-pakai-toping-jeroan-hingga-balungan-rasa-bakso-kian-nendang
wuih-pakai-toping-jeroan-hingga-balungan-rasa-bakso-kian-nendang

KEDIRI - Bakso adalah salah satu jenis kuliner, yang banyak disukai banyak orang. Rasa yang nikmat dan mudah ditemukan di mana saja. Apalagi dengan kenyalnya bakso dan kuahnya yang gurih bisa membuat nagihi.


Jika berbicara tentang sejarah, bakso adalah bagian dari seni kuliner tionghoa. Karena mayoritas penduduk negara ini muslim, daging yang digunakan adalah daging sapi, ayam, atau ikan.


Dengan berkembangnya zaman, bakso kini semakin bervariasi. Mulai dari bentuk bakso, toping, hingga jenis kuahnya. Supaya nggak makin penasaran, yuk.. simak ulasannya.



Klik di sini dan saksikan liputan Radar Kediri TV tentang Bakso Ndromos: Super Pedas dan Nikmat


 


Bakso dengan Toping Jeroan


 


Ada yang unik dengan bakso yang berada di Jalan Mayjen Panjaitan, Kota Kediri. Kedai bakso tersebut adalah Bakso +++ (baca: bakso plus plus plus). Seperti namanya, setiap sajian bakso ada tambahannya jeroan sapi sebagai toping. “Yang membedakan dengan bakso-bakso lainya, di sini lebih ke topingnya,” terang Sutikno, 38, pemilik kedai bakso.


Sutikno menjelaskan bahwa yang digunakan untuk toping adalah babat, usus, paru, dan kikil. Proses pembuatan toping, tidak hanya direbus saja. Dengan proses yang cukup lama, jeroan sapi ini juga direbus menggunakan rempah-rempah rahasia. Setelah direbus menggunakan rempah, jeroan digoreng.


“Selain ada jeroan, juga ada tulang sumsum dan tulang rusuk,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Kediri.


Berjalan selama dua bulan, favoritnya adalah bakso tulang rusuk dan bakso jerohan mix. Bakso jerohan mix ini mempermudah pelanggan, karena dalam satu mangkok tersebut berisi babat, usus, dan paru. Untuk bahan baku bakso, murni menggunakan daging sapi. Sehingga bakso ini, memiliki rasa yang enak.


 


Pedas Super si Kuah


 


Jauh dari jalan raya besar, tidak membuat Bakso Ndromos sepi peminat. Ciri khas bakso yang berada di Desa Paron, Kecamatan Ngasem ini memiliki kuah pedas yang banyak disukai anak muda. “Kuahnya ini murni menggunakan cabai rawit,” terang Rina Yuni Lestari. 


Perempuan berusia 29 tahun ini, selain kuah pedasnya. Yang menjadi ciri khas baksonya adalah pilihan topingnya. Selain ada tulang sumsum, juga ada toping balungan ayam, hingga balungan sapi. “Sebagian besar anak muda, yang paling disukai adalah toping tulang ayam,” imbuhnya.



Klik di sini dan saksikan liputan Radar Kediri TV tentang Bakso Ndromos: Super Pedas dan Nikmat



Tidak hanya di situ saja, bakso di tempat ini tidak hanya berbentuk bulat saja. Karena ada juga yang berbentuk segitiga, bakso ini memiliki isian berupa cincangan daging. Sedangkan untuk bakso lava, merupakan bakso bulat ukuran besar dengan isian cabai dan telur puyuh.


 


 


 


 Klik di sini dan saksikan liputan Radar Kediri TV tentang Bakso Ndromos: Super Pedas dan Nikmat



 

Editor : adi nugroho