KEDIRI KOTA - Kota Kediri mengalami inflasi dengan angka 0,16 persen pada Maret lalu. Itu menjadi angka tertinggi dibanding daerah lain di Jawa Timur. Kenaikan harga sebagian besar dipicu komoditas kebutuhan bahan makanan yang cenderung naik.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri Ellyn T. Brahmana menyampaikan, inflasi bulan Maret yang mencapi 0,16 persen. Menurutnya, ini angka yang sama dengan Jatim.
“Dan pada bulan ini, angkanya lebih tinggi dari inflasi nasional yang mencapai 0,11,” katanya pada rilis inflasi di Gedung BPS Kota Kediri, Jl Penanggungan, Mojoroto, Senin (1/4).
Kenaikan inflasi tersebut, lanjut Ellyn, cenderung dipicu oleh kenaikan inflasi yang cukup tinggi pada kelompok bahan makanan. Terutama komoditas bawang putih yang mengalami kenaikan sebesar 22,25 persen dan berada di angka 0,104 persen.
Disusul bawang merah yang mencapai 0,089 persen. “Kemudian tomat sayur 0,036 persen. Itu tiga komoditas utama penyumbang inflasi,” paparnya.
Melihat dari apa yang terjadi saat ini, Ellyn telah menyadari bahwa bawang merah harganya mulai merangkak naik. Dia berharap, pada beberapa hari ke depan tim pengendali inflasi daerah (TPID) menyiapkan langkah-langkah yang perlu dilakukan. “Sehingga bisa menjaga inflasi agar tetap terkendali,” imbuhnya.
Menurut Ellyn, meskipun terjadi inflasi yang bisa dibilang tinggi. Namun ia menegaskan, selama tiga bulan di awal tahun ini inflasi Kota Kediri cukup terkendali. “Buktinya, saat terjadi inflasi, tidak ada yang terlampau tinggi. Dan itu cukup terkendali,” jelasnya.
Dengan keadaan ini, dia menyampaikan, TPID harus waspada. Apalagi bulan depan sudah menjelang Ramadan yang akan banyak acara. Tentunya kebutuhan masyarakat juga semakin meningkat. Terutama kebutuhan bahan makanan pokok. “Untuk itu kita harus segera bergerak,” ujarnya.
Selain itu, Ellyn juga berharap, kenaikan harga bulan ini merupakan batas maksimal. Sehingga pada bulan berikutnya harga-harga bahan makanan bisa stabil lagi. “Mudah-mudahan bulan april ini bisa terjaga,” harapnya.
Selain peran TPID dalam pengendalian inflasi, Ellyn pun berharap, masyarakat bijak dalam berbelanja. Membeli bahan makanan secukupnya. Sehingga ketersediaan bahan di pasar bisa terkendali. Tentu dalam mengendalikan inflasi ini tak hanya peran TPID. Namun dukungan masyarakat Kota Kediri juga sangat dibutuhkan.
Editor : adi nugroho