Sentuhan Rumah BUMN BRI Antar Keripik Pisang Lokal Tembus Malaysia dan Hong Kong

Anwar Bahar Basalamah • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 09:04 WIB

 

Foto : Dok. BRI
Foto : Dok. BRI

Jakarta,JP Radar Kediri - Di tengah semangat penguatan ekonomi kerakyatan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menunjukkankomitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas dan menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar global. Komitmen tersebutdiwujudkan salah satunya melalui pendampingan berkelanjutan lewatprogram Rumah BUMN BRI.

Salah satu kisah inspiratif datang dari PT WWA Andik Sukses, pelakuusaha olahan keripik pisang asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang berhasilberkembang dari usaha rumahan sederhana menjadi UMKM denganpasar lokal hingga internasional.

Usaha yang dirintis oleh Wiliyah Wiji Astutik pada tahun 2019 inibermula dari ide sederhana untuk meningkatkan nilai tambah hasilpanen pisang yang melimpah di lingkungan sekitarnya. Saat itu, pisang umumnya hanya dijual dalam bentuk mentah dengan hargayang relatif rendah. Kondisi tersebut mendorong Wiliyah untukmencari cara agar komoditas lokal tersebut dapat memberikan nilaiekonomi yang lebih besar.

Baca Juga: BRI Borong Tiga Penghargaan Internasional, Kukuhkan Dominasi Layanan Transaction Banking

Berbekal semangat kewirausahaan dan keinginan untuk membantuperekonomian keluarga, Wiliyah mulai merintis usaha pengolahankeripik pisang dari dapur rumah dengan peralatan sederhana. Perjalanan awal tentu tidak mudah. Ia harus melalui berbagai tahapaneksperimen untuk menemukan formula terbaik, mulai dari tingkatkerenyahan, teknik pengolahan, hingga varian rasa yang sesuai denganselera pasar.

Awalnya banyak uji coba untuk mendapatkan rasa dan tekstur yang tepat. Saya ingin membuat camilan yang enak, berkualitas, dan bisadinikmati semua kalangan,” ujar Wiliyah.

Kerja keras tersebut membuahkan hasil. Produk keripik pisang yang dihasilkan memiliki cita rasa khas yang menjadi pembeda di pasaran. Salah satu keunggulan utamanya adalah penggunaan rasa alami pisang tanpa tambahan gula, sehingga pelanggan dapat menikmati manis aslidari buah pisang. Bentuk produknya pun unik, bulat tipis menyerupaikeripik kentang, namun tetap mempertahankan karakter khas pisang.

Keunikan tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat produkKeripik Pisang Visang semakin diminati pasar. Varian pisang manis menjadi produk best seller yang paling banyak dicari pelanggan.

Perjalanan usaha Wiliyah semakin berkembang ketika ia bergabungdengan Rumah BUMN BRI pada tahun 2021. Informasi mengenaiprogram tersebut ia peroleh dari rekan sesama pelaku UMKM binaandi desanya. Ketertarikannya muncul karena melihat banyaknyaprogram pengembangan usaha yang ditawarkan BRI kepada para pelaku UMKM.

Sejak bergabung, Wiliyah merasakan dampak signifikan terhadapperkembangan usahanya. Menurutnya, Rumah BUMN BRI memberikan dukungan yang tidak hanya berupa pelatihan, tetapi juga pendampingan nyata yang membantu UMKM tumbuh lebihkompetitif.

“Rumah BUMN sangat berpengaruh dalam perjalanan usaha saya. Mulai dari pengembangan kemasan hingga perluasan relasi bisnis, semuanya sangat membantu,” ungkapnya.

Melalui Rumah BUMN BRI, Wiliyah mendapatkan akses terhadapberbagai program peningkatan kapasitas usaha seperti kurasiBRIncubator, partisipasi dalam BRILiaNpreneur, bazar klaster di Regional Office Surabaya, pelatihan desain kemasan, fotografiproduk, digital marketing, hingga penguatan kapasitas melaluiekosistem e-commerce.

Rangkaian program tersebut membantu usahanya bertransformasi dariUMKM tradisional menjadi bisnis yang lebih adaptif terhadapperkembangan pasar modern. Tidak hanya meningkatkan kualitasproduk, pendampingan tersebut juga memperluas akses pasar secarasignifikan.

Saat ini, penjualan produk dilakukan melalui kanal penjualan offline dan digital. Dengan dukungan pemasaran yang semakin kuat, jangkauan pasar PT WWA Andik Sukses kini tidak hanya melayanikonsumen lokal, tetapi juga telah merambah pasar internasionalseperti Malaysia Malaysia dan Hong Kong.

Dalam mendukung operasional bisnis sehari-hari, Wiliyah juga memanfaatkan berbagai layanan perbankan dari BRI, sepertiTabungan Simpedes dan QRIS BRI. Kehadiran layanan digital sepertiBRImo dinilai semakin mempermudah pengelolaan transaksi usaha.

“Manfaat yang paling terasa adalah transaksi menjadi jauh lebihmudah. Dengan BRImo dan QRIS BRI, pembayaran dari pelangganjadi lebih praktis dan efisien,” jelasnya.

Saat ini, usaha PT WWA Andik Sukses telah mempekerjakan delapantenaga kerja, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakatsekitar. Hal ini mencerminkan bagaimana pertumbuhan UMKM tidakhanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku usaha, tetapijuga menciptakan multiplier effect bagi ekonomi lokal.

Ke depan, Wiliyah menargetkan usahanya dapat menjangkau pasar global yang lebih luas. Ia juga berencana menambah varian rasa baruserta menghadirkan kemasan yang lebih ekonomis agar produknyadapat menjangkau lebih banyak segmen konsumen.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menegaskan bahwa kisah PT WWA Andik Sukses merupakan cerminan nyata bagaimana pemberdayaanUMKM dapat mendorong penguatan ekonomi kerakyatan.

“BRI meyakini bahwa UMKM merupakan tulang punggungperekonomian nasional sekaligus motor penggerak ekonomikerakyatan. Melalui Rumah BUMN, BRI terus menghadirkanekosistem pemberdayaan yang komprehensif, mulai dari peningkatankapasitas usaha, penguatan kualitas produk, perluasan akses pasar, hingga akselerasi digitalisasi bisnis,” ujarnya.

Ia menambahkan, transformasi UMKM tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada penciptaan dampak ekonomiyang lebih luas bagi masyarakat.

“Dari usaha yang dirintis dari rumah hingga mampu menembus pasar internasional, kisah ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang. BRI akan terusmemperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi UMKM agar semakin banyak pelaku usaha yang naik kelas, berdaya saing global, dan menjadi motor penggerak ekonomi nasional,” tutup Dhanny.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
ekonomi kerakyatan umkm bri