KEDIRI, JP Radar Kediri - Komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kediri Raya kembali ditunjukkan oleh Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri. Berkolaborasi dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi Kota dan Kabupaten Kediri, UNP Kediri menghadirkan program terobosan bertajuk Science Biodiversity Kit.
Ketua Tim Pengabdian UNP Kediri, Ida Rahmawati, M.Sc., menjelaskan program dirancang khusus untuk membantu para guru mengintegrasikan hasil-hasil penelitian biodiversitas ke dalam pembelajaran di kelas. Kegiatan komprehensif ini dikemas melalui serangkaian sosialisasi, seminar, lokakarya, pelatihan, hingga pendampingan berkelanjutan pengembangan bahan ajar. Program tersebut dimulai bulan Mei lalu dan akan berkelanjutan hingga Desember 2026.
"Keunggulan utama program ini terletak pada pemanfaatan Science Biodiversity Kit sebagai media pembelajaran yang dikembangkan langsung dari hasil riset keanekaragaman hayati. Ini menjadi solusi bagi guru yang selama ini masih menghadapi tantangan dalam merancang pembelajaran berbasis projek sains," terang Ida.
Melalui inovasi kit tersebut, guru dapat memanfaatkan potensi biodiversitas lokal sebagai konteks pembelajaran. Hasilnya, peserta didik bisa memahami konsep-konsep biologi yang rumit melalui pengalaman praktis yang dekat dengan lingkungan sekitar mereka.
Untuk memaksimalkan transfer of knowledge, Prodi Pendidikan Biologi UNP Kediri turut menggandeng Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Peneliti BRIN sekaligus pakar biosistematika tumbuhan, M. Rifqi Hariri, M.Si., didatangkan secara khusus sebagai narasumber guna memperkuat pemahaman guru terkait pemanfaatan hasil riset biodiversitas.
Program yang dimulai Mei hingga Desember ini menjadi wujud implementasi dari perolehan Hibah Pengabdian kepada Masyarakat–Kemitraan Masyarakat (PkM-KM) Tahun 2026. Hibah tingkat nasional tersebut didanai langsung oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Lebih lanjut, apresiasi tinggi datang dari Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS) UNP Kediri, Dr. Nur Ahmad Muharram, M.Or. Ia menyebut capaian hibah pengabdian tingkat nasional ini sebagai prestasi yang membanggakan bagi kampus.
"Jumlah perguruan tinggi di Kediri Raya yang mampu menembus hibah nasional ini masih sangat terbatas. Kolaborasi apik antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan MGMP Biologi ini menjadi modal krusial untuk mendongkrak mutu pendidikan sekaligus memperkuat iklim akademik di UNP Kediri," tegasnya.
Antusiasme luar biasa juga ditunjukkan oleh para peserta pelatihan. Ketua MGMP Biologi Kota Kediri, Eva Nurdia, M.Pd., menuturkan bahwa rangkaian pengabdian ini sangat menjawab kebutuhan para pendidik di lapangan. "Program ini memberikan wawasan baru dan dukungan penuh yang sangat dibutuhkan guru. Ke depan, pembelajaran biologi di sekolah akan jauh lebih inovatif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan pendidikan saat ini," ujarnya.
Hadirnya Science Biodiversity Kit ini sekaligus menjadi bukti nyata keberhasilan hilirisasi riset dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi UNP Kediri. Kini, karya akademis tidak hanya berhenti sebagai publikasi jurnal, melainkan turun langsung membawa manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan di daerah.
Program ini melibatkan tim dosen UNP Kediri, yaitu Dr. Poppy Rahmatika Primandiri, Ida Rahmawati, M.Sc., Dr. Mumun Nurmilawati, M.Pd. Kemudian Dr. Agus Muji Santoso, M.Si., Tutut Indah Sulistiyowati, M.Si., Dr. Sulistiono, Dra. Dwi Ari Budiretnani, M.Pd., dan Dra. Budhi Utami, M.Pd.
Editor : Anwar Bahar Basalamah