Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Dorong Daya Saing UMKM, BI Kediri Resmi Buka Karya Kreatif Mataraman X DIGIMAFest 2026

Mohammad Basid Alharis • Minggu, 28 Juni 2026 | 16:58 WIB

 

BERSINERGI- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat (tengah) bersama Forkopimda pada opening seremoni menggelar Karya Kreatif Mataraman (KKM) X DIGIMAFest 2026 berlangsung tiga hari (Foto: Basid Alharis)
BERSINERGI- Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat (tengah) bersama Forkopimda pada opening seremoni menggelar Karya Kreatif Mataraman (KKM) X DIGIMAFest 2026 berlangsung tiga hari (Foto: Basid Alharis)

KEDIRI, JP Radar Kediri – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kediri kembali menggelar Karya Kreatif Mataraman (KKM) X DIGIMAFest 2026. Mengusung tema Sinergi dan Inovasi Digital untuk Akselerasi Ekonomi yang Berkelanjutan, kegiatan berlangsung selama tiga hari. Mulai Jumat (26/6) hingga Minggu (28) di Taman Hijau Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri.

Opening KKM X DIGIMAFest 2026 dibuka Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri Yayat Cadarajat bersama Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana yang diwakilkan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Kediri Sukadi. Dihadiri para jajaran forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda).

NAIK KELAS- Yayat Cadarajat bersama Forkopimda mengunjungi booth peserta KKM mendorong tembus pasar global (Foto: Basid Alharis)
NAIK KELAS- Yayat Cadarajat bersama Forkopimda mengunjungi booth peserta KKM mendorong tembus pasar global (Foto: Basid Alharis)

KKM ini merupakan agenda tahunan tersebut menjadi salah satu upaya BI mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui digitalisasi dan penguatan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain memperluas akses pasar, kegiatan ini juga diarahkan untuk mendukung transformasi UMKM menuju praktik usaha yang berkelanjutan.

Kepala Perwakilan BI Kediri Yayat Cadarajat mengatakan, digitalisasi menjadi salah satu kunci agar UMKM mampu bersaing di tengah perubahan pasar yang semakin cepat. Terutama bagi sektor unggulan seperti wastra, kerajinan, kopi, hingga produk pangan olahan yang memiliki peluang besar menembus pasar ekspor.

"Produk-produk unggulan daerah tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar internasional. Karena itu inovasi digital dan perluasan akses pasar harus terus diperkuat," ujarnya.

Selain mendukung pengembangan UMKM, BI juga mendorong komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan efisiensi layanan publik.

KKM X DIGIMAFest 2026 merupakan bagian dari rangkaian nasional Karya Kreatif Indonesia (KKI) dan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk sinergi BI bersama 13 pemerintah kabupaten/kota di wilayah eks Karesidenan Kediri dan Madiun dalam mengembangkan UMKM berorientasi ekspor, sektor pariwisata, ketahanan pangan, serta perluasan digitalisasi sistem pembayaran.

TERLATIH- Workshop Upcyling Fashion diikuti kelompok ibu-ibu mulai dari Fatayat, IWABI, PIPEBI, Aisyiyah, PKK dan DWP (Foto: Basid Alharis)
TERLATIH- Workshop Upcyling Fashion diikuti kelompok ibu-ibu mulai dari Fatayat, IWABI, PIPEBI, Aisyiyah, PKK dan DWP (Foto: Basid Alharis)

Sebelum pelaksanaan puncak acara, BI Kediri telah menggelar berbagai program pendampingan sejak Januari hingga Juni 2026. Di antaranya pelatihan UMKM, pendampingan kelompok tani untuk mendukung ketahanan pangan, edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, edukasi sistem pembayaran digital, pendampingan ETPD, hingga fasilitasi business matching berbagai komoditas unggulan.

Melalui program tersebut, BI berharap semakin banyak UMKM yang mampu naik kelas, meningkatkan kualitas produksi, sekaligus memperluas pasar hingga tingkat nasional maupun internasional.

Selama tiga hari penyelenggaraan, masyarakat dapat mengunjungi pameran yang diikuti lebih dari 70 UMKM unggulan. Produk yang dipamerkan meliputi wastra, kerajinan, kopi, teh, komoditas ketahanan pangan, hingga aneka makanan dan minuman.

Beragam kegiatan pendukung juga disiapkan, mulai Parade Kreasi Wastra Mataraman Berkelanjutan, talkshow kewirausahaan dan ekonomi berkelanjutan, hingga diskusi mengenai perkembangan sistem pembayaran digital dan literasi keuangan.

Tak hanya itu, sejumlah perlombaan turut digelar untuk meningkatkan edukasi dan penggunaan pembayaran digital, seperti pemilihan Duta Guru dan Duta Muda CBP Rupiah dan Peka, QRIS Photo Competition, QRIS Reels Video Competition, QRIS Bounty Hunter, QRISverse Article, lomba menggambar, lomba dongeng CBP Rupiah, hingga kompetisi menyanyi.

Untuk mendukung gaya hidup sehat sekaligus memperkuat program pengendalian inflasi dan ketahanan pangan, BI bersama TP PKK Kabupaten Kediri juga menggelar Senam TP PKK Sehat, Inspiratif, Gerak Aktif Peduli (SIGAP) Inflasi 2026.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, BI Kediri berharap KKM X DIGIMAFest 2026 menjadi ruang kolaborasi yang mampu memperkuat ekonomi lokal berbasis digital, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Mataraman.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Karya Kreatif Mataraman (KKM) X DIGIMAFest 2026 #inovasi digital #umkm #Bank Indionesia