Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sentuhan Pemberdayaan BRI Perkuat Lompatan Desa Sumberejo Pacitan Jadi Motor Ekonomi Desa yang Kian Bersinar

Anwar Bahar Basalamah • Jumat, 24 April 2026 | 19:31 WIB

 

Foto : Dok. Suara.com
Foto : Dok. Suara.com

Pacitan,JP Radar Kediri – Desa Sumberejo, Kecamatan Sudimoro, KabupatenPacitan, Jawa Timur, terus menunjukkan perkembangan sebagai desa yang tumbuh melalui optimalisasi potensi lokal. Berbekal kekayaan sumber daya alam serta semangat gotong royong masyarakat, desa ini mengembangkan sektor pertanian, perikanan, peternakan, UMKM hingga pariwisata sebagai pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusifdan berkelanjutan.

Kepala Desa Sumberejo, Agung Trisno Kuncoro, menyampaikan bahwa pihaknya secara konsisten mengakselerasi pengembangan potensi unggulan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Saat ini, terdapat lima sektor utama yang menjadi fokus pengembangan, termasuksektor pariwisata melalui Pantai Congot Daki yang diproyeksikan menjadi destinasi unggulan sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Potensi Desa Sumberejo meliputi pertanian, perikanan, peternakan, serta pariwisata. Dari sektor-sektor tersebut, kami mengembangkan lima potensi unggulan, termasuk Pantai Congot Daki yang diharapkan mampu memberikan dampakekonomi yang luas bagi masyarakat,” ujar Agung.

Baca Juga: BRI Berdayakan 43.789 Klaster Usaha, Perluas Dampak Pemberdayaan Berbasis Komunitas di Seluruh Penjuru Negeri

Aktivitas ekonomi masyarakat desa turut ditopang oleh sektor perikanan yang menjadi salah satu mata pencaharian utama warga. Pemanfaatan hasil laut yang optimal memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan masyarakat, khususnya pada musim tertentu yang memberikan hasiltangkapan melimpah.

Di sektor lain, geliat ekonomi Desa Sumberejo juga terlihat daripertumbuhan UMKM yang terus berkembang. Pemanfaatanhasil pertanian lokal menjadi produk bernilai tambah merupakansalah satu strategi yang mendorong peningkatan ekonomi masyarakat. Berbagai produk olahan seperti keripik singkong, keripik pisang, hingga jamu tradisional menjadi komoditasunggulan yang mulai menjangkau pasar yang lebih luas.

Penguatan UMKM tersebut tidak terlepas dari peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Makmur Abadi yang menjadi salah satu penggerak ekonomi desa. BUMDes yang telah berdiri sejak 2017 ini terus mengembangkan berbagai unit usaha, termasuk layanan percetakan yang tidak hanya berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD), tetapi juga memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan tanpa harus keluar desa.

Baca Juga: Menjaga Kedaulatan Rupiah di Wilayah Perbatasan, BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain

Seiring dengan perkembangan desa tersebut, akses pembiayaanmelalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI turut memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas masyarakat. Dukungan tersebut memungkinkan pelaku usaha, termasuk nelayan, untuk meningkatkan kapasitas usaha melalui pemanfaatan peralatan yang lebih modern dan efisien.

Selain itu, transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam penguatan ekosistem ekonomi desa. Kolaborasi denganBRI melalui AgenBRILink menghadirkan kemudahan akseslayanan keuangan bagi masyarakat. Berbagai transaksi sepertisetor dan tarik tunai, pembayaran, hingga penggunaan QRIS kinidapat dilakukan secara lebih praktis, cepat, dan transparan.

Digitalisasi tersebut turut mendukung peningkatan inklusi keuangan serta memperkuat tata kelola keuangan desa yang lebih akuntabel. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan ekosistem ekonomi desa yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Lebih lanjut, melalui program Desa BRILiaN, BRI secara aktif mendorong penguatan ekonomi desa melalui pendekatan yang terintegrasi. Program ini berfokus pada pengembangan kapasitas desa melalui empat pilar utama, yaitu penguatan BUMDes dan koperasi desa, digitalisasi layanan keuangan, keberlanjutan ekonomi desa, serta inovasi masyarakat desa.

Dukungan tersebut turut memberikan dampak positif terhadapperkembangan UMKM di Desa Sumberejo. Pelaku usaha kini memiliki akses yang lebih luas terhadap pembiayaan, pelatihan, serta peluang pasar, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal.

Baca Juga: Pemberdayaan BRI Dorong UMKM “Diopeni” Bangkitkan Ekonomi Perempuan dan Angkat Tenun Lurik ke Pasar Lebih Luas

Pada kesempatan terpisah, Corporate Secretary BRI Dhany menegaskan bahwa BRI akan terus memperkuat komitmennyadalam mendukung pembangunan ekonomi desa melalui berbagai program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Melalui program Desa BRILiaN, BRI tidak hanyamenghadirkan akses pembiayaan, tetapi juga mendorongpeningkatan kapasitas dan literasi keuangan masyarakat desa. Kami percaya bahwa penguatan ekosistem ekonomi berbasis potensi lokal menjadi kunci dalam menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Dhanny.

Dengan sinergi antara potensi lokal, peran aktif masyarakat, serta dukungan berkelanjutan dari BRI, Desa Sumberejo kini semakin menunjukkan transformasi sebagai desa yang mandiridan berdaya saing. Penguatan sektor unggulan, pemanfaatanteknologi, serta pengembangan UMKM menjadi fondasi pentingdalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutandan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#umkm #alam #bri #Desa BRILian