Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Menggerakkan Ekonomi Masyarakat Sekitar

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 16 April 2026 | 14:23 WIB
FOTO : DOK.BRI
FOTO : DOK.BRI

Lombok, JP Radar Kediri - Di balik kelembutannya, perempuan menyimpan kekuatan besar untuk berkembang dan memberdayakan sekitarnya. Ungkapan tersebut sangat tepat untuk menggambarkan sosok Sri Malasarin, seorang tenaga pemasar mikro atau biasa disebut Mantri BRI yang bertugas di Mujur, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bagi perempuan yang akrab disapa Mala ini, perannya bukan sekadar pekerjaan. Lebih dari itu, ia menjadi bagian dari roda penggerak ekonomi masyarakat desa. Ketekunan dan keuletannya selama bertahun-tahun telah membantu banyak pelaku usaha mikro, terutama petani, untuk mendapatkan akses pembiayaan serta pendampingan dalam mengembangkan usaha mereka.

Baca Juga: KUR BRI 2026 Pinjaman Rp25-90 Juta: Bunga, Syarat dan Cara Ajukannya

Mala membagikan kisah awal perjalanan kariernya hingga menjadi Mantri BRI seperti sekarang. Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di bidang Pertanian Agribisnis, ia sempat bekerja di sektor keuangan sebelum akhirnya bergabung sebagai frontliner di BRI pada tahun 2012.

Dua tahun berselang, tepatnya pada 2014, Mala mengikuti rekrutmen internal di bidang marketing dan berhasil terpilih menjadi Mantri BRI. Peran baru ini membuka banyak pengalaman baru sekaligus tantangan dalam melayani masyarakat secara langsung.

Baca Juga: Saat Perempuan Bangkit, Ekonomi Menguat: Kisah Nia Anggraini Tumbuh Bersama PNM Mekaar dan BRI

Sebagai Mantri BRI, Mala menyadari bahwa kunci utama dalam menjalankan tugasnya adalah membangun hubungan yang baik dengan nasabah. Setiap hari ia berhadapan dengan berbagai karakter masyarakat yang berbeda-beda.

“Pendekatan ke nasabah itu yang utama, karena kita bertemu orang dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang mungkin orangnya lembut, atau karakternya keras, kita harus bisa hadapi dengan pendekatan yang baik. Kemudian mungkin juga ada orang yang awam, maka kita harus edukasi pelan-pelan,” ungkap Mala.

Baca Juga: Pengusaha Perempuan Angkat Mukena Premium Berdesain Khas, Naeka Tembus Pasar Global Berkat LinkUMKM BRI

Saat ini, Mala membina nasabah di sekitar tiga desa di wilayah Mujur, Praya Timur. Mayoritas dari para nasabah merupakan petani yang membutuhkan dukungan modal untuk menjalankan usaha pertanian.

Melalui perannya, Mala membantu mereka memperoleh akses pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan usaha. Tidak hanya memberikan pinjaman, ia juga turut memberikan arahan agar pengelolaan keuangan mereka tetap sehat.

Baca Juga: Perempuan Berdaya Lewat Program BRInita, Intip Kisah Inspiratif KWT Buaran Citra Lestari Manfaatkan Lahan Sempit untuk Tanaman Produktif

“Kami harus mengarahkan sesuai kebutuhan nasabah. Di sini umumnya untuk pupuk, obat, dan lahan baik sewa maupun penambahan. Kami analisis jumlah pinjaman dan memastikan tetap sesuai koridor. Setelah panen, kami arahkan ke investasi. Jadi, meski utamanya pinjaman, kami juga menawarkan produk lain yang sesuai kebutuhan nasabah,” lanjutnya.

Menariknya, peran Mala tidak berhenti pada akses keuangan saja. Ia juga sering menjadi penghubung antara para petani dengan pelaku usaha lain yang dapat membantu proses produksi hingga pemasaran hasil panen.

Baca Juga: Bunga Pinjaman KUR BRI 2026 Plafon Rp100-500 Juta Cicilan Berapa? Intip Angsurannya

“Selain itu, jika ada nasabah petani yang panen, saya juga yang menghubungkan ke nasabah lain yang mungkin punya penggilingan, atau ke tengkulak, sehingga membantu produksi dan pemasarannya. Ada juga di sini BRILink Agen yang jualan pupuk dan obat, saya bantu distribusinya ke petani-petani yang membutuhkan. Jadi, bisa membantu roda perekonomian masyarakat juga,” tutur Mala.

Selama lebih dari 11 tahun menjalankan peran sebagai Mantri BRI, Mala mengaku merasa bangga dengan profesi yang dijalaninya. Baginya, kebahagiaan terbesar bukan hanya dari kesejahteraan sebagai karyawan, tetapi juga melihat perkembangan para nasabah yang ia dampingi.

Baca Juga: Persik Kediri Jadi Tim dengan Kebobolan Terbanyak Kedua di BRI Super League, Rapor Merah Lini Bertahan

Salah satu pengalaman yang paling membekas baginya adalah kedekatan emosional dengan nasabah, yang membuatnya merasa disayangi. Hal ini terlihat ketika para nassabah mengaku kehilangan ketika ia hendak pindah tugas, sekaligus menegaskan pandangannya bahwa peran Mantri BRI sebagai ujung tombak perekonomian mikro sangat penting dalam mengedukasi dan mengarahkan masyarakat agar tujuan keuangan tercapai dan roda ekonomi terus berputar.

“Rasanya senang dan bangga sekali melihat perubahan mereka. Dari nasabah yang mungkin sedikit omzetnya, lama-kelamaan jadi besar omzetnya. Dari yang sedikit asetnya, jadi punya mobil, punya rumah. Kita sebagai Mantri sangat senang sekali melihat keberhasilan seperti itu,” imbuh Mala.

Baca Juga: BRI Hadirkan Kemudahan Tebus Gadai Pegadaian Melalui BRImo, Dilengkapi Promo Cashback Menarik

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya mengungkapkan peran Mantri BRI seperti yang ditunjukkan oleh Mala merupakan bukti nyata bahwa di BRI, perempuan memiliki kapasitas dan kontribusi yang sangat besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Kami sangat mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan oleh para Mantri BRI di lapangan. Kisah ini menegaskan bahwa perempuan tidak hanya mampu beradaptasi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. BRI percaya bahwa kesetaraan kesempatan adalah kunci untuk menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan,” pungkas Akhmad.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#Mantri BRI #Mikro #pemberdayaan perempuan #bbri #bri