Para PSK online umumnya beroperasi di hotel berbintang. Bukan sekadar agar terlihat elit, juga untuk keamanan. Karena hotel berbintang sangat jarang jadi sasaran penggerebekan.
“Gak pernah kepikiran mangkal di jalan. Lebih enak di hotel, aman.” Kalimat tersebut keluar dari bibir merah SI. Seorang PSK online yang telah bekerja kurang lebih selama satu tahun. Sang PSK memiliki alasan mengapa selalu memilih hotel berbintang. Karena hotel berbintang memiliki jaminan aktivitas esek-eseknya tak kena gerebek.
Hal itu sangat masuk akal. Jika melihat beberapa kasus penggerebekan, petugas nyaris tak pernah merazia hotel berbintang. Razia hanya dilakukan di hotel kelas melati, tempat kos, losmen, hingga penginapan murah lainnya.
Hal tersebut tak hanya terjadi di Kota Kediri. Juga di beberapa daerah lain. Paling tidak, semua daerah di Jawa Timur (Jatim) yang pernah disinggahi SI memiliki cara kerja demikian.
Alhasil selama melakukan bisnisnya, SI selalu memilih hotel berbintang. Minimal, di hotel bintang tiga. Jika tidak ada hotel bintang tiga di daerah tersebut, dia memilih membatalkan rencana untuk ‘berpraktik’. Baginya, percuma bekerja jika ujung-ujungnya kena gerebek.
“Sayang sama uangnya nanti kalau kena gerebek. Malah gak bisa dipakai,” ujar perempuan 24 tahun itu.
Selain menawarkan keamanan, hotel bintang tiga ke atas juga memberi fasilitas yang baik. Entah itu untuk si SI atau bagi si pelanggan. Pelanggan akan merasa tarif Rp 700 ribu bukan sesuatu yang mahal.
Meski demikian, SI menyadari jika biaya di hotel berbintang tak murah. Karena paling tidak, dalam sehari, SI harus merogoh gocek Rp 500 ribu. Itu untuk modal sewa kamar.
Namun bagi SI jumlah tersebut terbilang kecil. Maklum saja, dalam sehari, dia bisa mendapat untung hingga jutaan rupiah. Bahkan di Kota Kediri, dalam satu hari perempuan anak dua itu biasa mendapat untung hingga Rp 4,9 juta.
“Jadi ya tetap balik modal. Tidak masalah harus bayar hotel mahal,” tambahnya.
Lalu bagaimana cara SI untuk memilih hotel? Perempuan yang saat itu mengenakan dress hitam menceritakan, sebelum datang ke suatu kota, lebih dulu dia berkonsultasi dengan rekan PSK online yang lain. Salah satu pembahasannya adalah hotel mana yang tampaknya paling aman. Nantinya rekan-rekan SI akan memberikan rekomendasi. Setelah yakin, dia akan langsung booking kamar hotel untuk jangka waktu tertentu.
“Rata-rata para PSK online mangkalnya di hotel yang sama,” tutupnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah