Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ini Perbedaan Cara Ranjau dan Kurir Paket dalam Peredaran Narkoba

Hilda Nurmala Risani • Jumat, 27 Juni 2025 | 00:06 WIB
Ilustrasi Hari Anti Narkoba
Ilustrasi Hari Anti Narkoba

Dulu, para pelaku peredaran narkoba lekat dengan istilah ranjau. Meletakkan narkoba di satu tempat agar bisa diambil oleh pembeli atau pemakai.

Kini, cara itu sudah jarang digunakan. Para pelanggar kejahatan ini beralih ke model kurir paket.

Lalu, apa sebenarnya perbedaan model ranjau dengan kurir paket? Menurut polisi, kurir paket adalah menyuruh seseorang mengantarkan paket berisi narkoba.

Agar bisa mendapatkan kurir, para bandar narkoba mencari orang yang butuh uang. Mereka ditawari mengantarkan barang dengan imbalan uang.

“Namun kurir tersebut tidak diberi tahu apa isi paket yang dia kirimkan,” terang Kasatresnarkoba Polres Kediri Kota AKP Endro Purwandi kepada radarkediri.jawapos.com.

Biasanya, paket itu diminta dikirimkan ke satu lokasi. Kadang rumah, kos-kosan, bahkan diminta diletakkan di satu tempat di pinggir jalan.

Setelah meletakkan paket di tujuan, kurir akan mengambil foto. Foto ini dikirim ke sindikat narkoba yang telah mengorder tugas tersebut.

Setelah foto terkirim, upah kurir akan dikirim. Ditransfer ke rekening kurir berdasarkan nominal yang disepakati sebelumnya.

Berikut ini perbedaan model peredaran sistem ranjau dengan kurir paket.

 

Sistem Ranjau :

 

  1. Penjual akan menelpon pelanggan yang akan membeli sabu-sabu.
  2. Setelah deal dengan harga mereka akan menyepakati lokasi penempatan sabu-sabu.
  3. Penjual akan meletakkan sabu-sabu di lokasi yang telah disepakati.
  4. Setelah lima menit pembeli akan mengambil sabu-sabu di lokasi tersebut.

 

Kurir Paket

 

  1. Bandar atau penjual mencari seseorang yang butuh uang.
  2. Orang tersebut ditawari pekerjaan berupa mengirim paket ke satu alamat.
  3. Bila bersedia, barang dikirim ke kurir.
  4. Kurir menerima alamat tujuan kemudian mengantar paket tersebut ke alamat yang diberi.
  5. Setelah mengirimkan ke alamat yang diberi, kurir memfoto dan mengirim ke pemberi order.
  6. Kurir menerima upah dengan cara ditransfer setelah foto bukti pengiriman diterima bandar. (*)

 

Editor : Mahfud
#kurir paket #narkoba #sistem ranjau