JP Radar Kediri - Nabila Rasyidah Pribadi sangat menikmati aktivitasnya di dunia konseling remaja. Selain menambah wawasan, dia juga kerap menjadi tempat curhat (curahan hati) bagi teman-teman sebayanya.
Curhat yang diterima Nabila ini tidak sembarangan. Bukan hanya soal perkara putus cinta saja, dia kerap mendapat cerita tentang banyak hal.
Cerita tentang masalah keluarga, seperti orang tua yang berpisah. Perpisahan itu membuat temannya merasa kurang mendapat perhatian.
Dampak serius dari perceraian itu selain memengaruhi psikologi anak juga dapat membuat sang anak salah memilih pergaulan.
Ada yang terjerumus ke pergaulan bebas, ada kena narkoba hingga hal-hal negatif lainnya.
Sebagai Duta Genre Kabupaten Kediri 2023, Nabila punya tanggung jawab untuk ikut mendampingi teman-teman sebayanya yang sempat terjerumus hal negatif.
“Di situ saya memposisikan sebagai pendengar dan menjadi teman yang baik,” ujar alumni SMA Negeri 1 Grogol itu.
Dengan menjadi teman curhat yang baik, dia ingin teman-temannya tidak merasa sendirian. Mereka yang curhat harus tetap tegar.
Menurut gadis kelahiran 2005 ini, kasus yang kerap dia terima tidak hanya masalah keluarga, tetapi juga teman sebayanya yang kerap menjadi korban bullying.
Karena banyaknya persoalan yang dihadapi anak-anak sebayanya, dia menyadari jika mental remaja sangatlah rentan.
Mereka yang tidak kuat dengan kondisinya kerap menyakiti diri sendiri. Mereka yang menjadi korban tidak segan menyakiti diri dengan menyilet tangannya sendiri. Hal itu mereka lakukan karena merasa frustasi.
Ketetapan Nabila aktif di dunia konseling agar para remaja sadar pentingnya kesehatan mental.
Karena itu gadis asal Desa Cerme, Kecamatan Grogol itu membawa misi khusus yakni ingin mengurangi teman sebayanya yang suka menyakiti diri sendiri (dikenal self harm).
Termasuk juga mencegah terjadinya bullying di sekolah yang menyasar para remaja.
Dia bertekad membantu teman-temannya sesama remaja untuk bisa lebih peduli dengan diri sendiri.
Melalui duta genre, Nabila aktif menyuarakan pentingnya kesehatan mental. Baginya, bisa bermanfaat bagi orang lain adalah sebuah prestasi yang tak ternilai.
Meski saat ini telah melanjutkan ke pendidikan ke perguruan tinggi, dia tetap aktif melakukan berbagai kegiatan sosial. Khususnya yang berkaitan dengan konseling remaja.
Karena pengalamannya yang panjang itulah, dia berencana menjadi seorang psikolog. Dia berangan-angan bisa membuat dan mengembangkan forum-forum yang membahas pentingnya kesehatan mental.
Setidaknya bisa memberikan informasi ke masyarakat, utamanya anak muda agar sadar bahwa dan bisa menjaga kesehatan mentalnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah