Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pamer Motor ke Teman, Boscu Menjadi Tahanan

Iqbal Syahroni • Senin, 13 November 2023 | 21:28 WIB

Photo
Photo

Kelakuan Boscu yang satu ini tak pantas ditiru. Dia suka pamer. Namun, bukan barang miliknya sendiri yang dipamerkan. Barang berharga milik temannya dipamerkan. Seolah-olah dia yang punya. Bahkan, karena ingin pamer sepeda motor baru, Boscu nekat mencuri. Biyuh-Biyuh.

Inilah yang menjadi petaka bagi Boscu. Pria berusia 37 tahun asal Kecamatan Sawahan ini harus mendekam di penjara karena pamer motor curian. Aksi pencurian Boscu ini terungkap saat dia sedang pamer motor baru.

Dengan pedenya, Boscu mengendarai sepeda motor yang baru saja dicurinya dari Kecamatan Rejoso menuju warung di Sawahan. Di sana, dia ingin ngopi bareng teman-temannya. Tapi, ngopi itu hanya sebagai sarana. Tujuan utamanya adalah pamer motor.

Saat mendekati warung kopi, Boscu dengan aksinya langsung mbleyer-mbleyer motor. Sontak, teman-temannya menengok ke arah Boscu. Karena sudah menjadi kebiasaan Boscu yang suka pamer, teman-temannya segera mengerubuti. Mereka bertanya tentang merek motor, spesifikasi, hingga harganya. Dengan bangga Boscu menjelaskan secara detail. Mirip sales sepeda motor.

Baca Juga: Uji Coba Liga 3 Persenga v Persedikab: Laskar Singo Barong Kalah 2-1

Komplet. Kelebihan dan kekurangan dijelaskan. “Truk, bus, dan Pajero, gak mampu ngejar motor ini,” ujar Boscu dengan sombongnya.

Saat itu, ada warga yang melihat motor Boscu. Dia curiga. Karena sepeda motor Honda Vario warna hitam itu memiliki nopol yang sama dengan mirip saudaranya yang hilang. Saat didekati, ciri-cirinya benar-benar mirip. Ahirnya, warga tersebut bertanya. “Ini motor beli di mana?” tanyanya.

Boscu pun menjawab dia membeli sepeda motor itu di diler. Namun, pemuda itu tidak percaya. “Ini motor dari Rejoso kan?” tanyanya.

Boscu pun tak berkutik. Dia pun akhirnya mengaku. Namun, dia tetap berdalih, motor itu dibelinya. Tidak mencuri. Karena pemuda itu yakin jika motor tersebut milik saudaranya maka Boscu langsung dibekuk. Dia digelandang ke kantor polisi. Saat diinterogasi itulah, Boscu akhirnya mengaku. Dia mencuri motor Honda Vario warna hitam di Kecamatan Rejoso.

Baca Juga: Akhirnya, Warga Ngetos Nganjuk Dapat Air Bersih dari Pemasangan Pipa

Rencananya, motor itu akan dijual setelah dipamerkan ke teman-temannya. Karena Boscu butuh modal untuk usaha. Namun, belum sempat dijual, dia harus berurusan dengan polisi. “Saya kapok pamer dan mencuri lagi,” ujar Boscu pasrah saat dijebloskan ke hotel prodeo.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#maling motor #boscu #pencurian #pamer