KEDIRI, JP Radar Kediri – Universitas Strada Indonesia (USI) kembali meluluskan ratusan tenaga profesional di bidang kesehatan. Sebanyak 807 wisudawan mengikuti prosesi Wisuda ke-27 yang digelar di Graha Lila Semesta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Sabtu (25/7).
Prosesi wisuda dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Strada Indonesia Prof (HC). Dr. dr. Sentot Imam Suprapto dan dihadiri Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, jajaran senat universitas, dosen, serta keluarga wisudawan.
Dalam laporan akademik, pihak universitas menyampaikan sebanyak 807 lulusan berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Rinciannya yaitu Program Doktor Kesehatan Masyarakat sebanyak 2 lulusan, Magister Kesehatan Masyarakat 47 lulusan, Magister Keperawatan 16 lulusan, dan Sarjana Keperawatan sebanyak 414 lulusan. Kemudian prodi S1 Kesehatan Masyarakat 20 Wisudawan dan S1 Kebidanan sebanyak 300 Wisudawan. Sementara Program Sarjana Administrasi Rumah Sakit (ARS), Sarjana Farmasi, Diploma III Kebidanan, dan Diploma III Radiologi masing-masing meluluskan dua wisudawan.
Baca Juga: Wisuda 53 Siswa, Lulusan Aero Training Centre Kediri Jadi Rebutan Industri
Seluruh wisudawan dinyatakan telah memenuhi seluruh persyaratan akademik maupun non-akademik. Tak hanya itu, lulusan juga dibekali berbagai kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Mulai kemampuan kepemimpinan (good leadership), berpikir kritis (critical thinking), kolaborasi, inovasi, komunikasi yang baik, hingga compassion atau kepedulian terhadap sesama.
Universitas Strada Indonesia juga memperkuat kompetensi lulusan melalui pembelajaran bahasa asing, kewirausahaan, serta berbagai kegiatan ekstrakurikuler mahasiswa. Program tersebut diharapkan mampu mencetak alumni yang inovatif, adaptif, dan kompeten, sekaligus siap berkarier di tingkat nasional maupun internasional.
Rektor Universitas Strada Indonesia Prof. Dr. dr. Sentot Imam Suprapto mengatakan, wisuda merupakan bentuk tanggung jawab institusi atas kepercayaan masyarakat yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada USI.
"Prosesi hari ini merupakan respons kami menyikapi kepercayaan seluruh hadirin, khususnya mahasiswa beserta keluarganya, untuk mencetak alumni yang cerdas, berbudi pekerti luhur, dan bermanfaat bagi sesama," ujarnya.
Baca Juga: UNP Kediri Wisuda Ribuan Mahasiswa, Cetak Ribuan Lulusan Siap Kerja
Dalam orasi ilmiahnya, Sentot mengangkat tema pentingnya responsive leadership atau kepemimpinan yang responsif di tengah perkembangan dunia yang semakin cepat. Menurutnya, pemimpin masa depan tidak hanya dituntut cepat mengambil keputusan. Tetapi juga memiliki kepekaan, kepedulian, dan semangat menghadirkan kebaikan bagi masyarakat.
"Budaya responsif menjadi kebutuhan dalam menghadapi tantangan era digital dan dunia yang semakin terdigitalisasi. Kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan atau fastabiqul khairat," katanya.
Ia juga mengutip filosofi Jawa kriwikan dadi grojogan, yang berarti persoalan kecil yang dibiarkan akan berkembang menjadi masalah besar. Filosofi tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa seorang pemimpin harus memiliki kepekaan dan respons cepat terhadap setiap persoalan.
Sementara itu, Ketua LLDIKTI Wilayah VII Prof. Dr. Dyah Sawitri, MM mengapresiasi kontribusi Universitas Strada Indonesia dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas melalui kelulusan 807 wisudawan.
"Karya nyata yang dipersembahkan Universitas Strada Indonesia untuk masyarakat, bangsa, dan negara hari ini adalah 807 wisudawan yang siap bekerja, mampu menciptakan lapangan kerja, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat," tuturnya.
Dalam orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Mohamad Yoto, SKM, M.Kes, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Editor : Anwar Bahar Basalamah