Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

‎ ㅤUNP Kediri Gelar Workshop Koding dan Kecerdasan Artifici‎‎al

Mahisa Ayu • Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22 WIB
Foto: Mahisa Ayu
Foto: Mahisa Ayu

KEDIRI, JP Radar Kediri – Langkah taktis diambil Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri demi menjawab tantangan zaman. Guna mencetak generasi pendidik yang melek teknologi masa kini, kampus tersebut menggelar Workshop Koding dan Kecerdasan Artifisial pada Sabtu (13/6) kemarin.

​Agenda tersebut diinisiasi oleh Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) UNP Kediri ini dirancang khusus untuk memperkuat kompetensi para pengajar, guru pamong, hingga admin LMS di lingkungan prodi setempat. Tercatat, sebanyak 111 peserta terlibat aktif dalam workshop yang menyasar komponen PPG Calon Guru Semester 1 Tahun 2026 tersebut.

Baca Juga: Himpunan Mahasiswa Pendidikan Ekonomi UNP Kediri Dorong Masyarakat Desa Toyoresmi, Kabupaten Kediri, Olah Jagung Menjadi Produk Bernilai Jual Tinggi

​Rektor UNP Kediri, Dr. Zainal Afandi, M.Pd., menyambut positif pelaksanaan workshop ini. Di hadapan para peserta, Zainal menekankan bahwa penguasaan terhadap koding dan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan bagi para dosen di lingkungan kampus.

Foto: Mahisa Ayu
Foto: Mahisa Ayu

​Melihat lompatan teknologi yang begitu masif, Zainal menilai adaptasi teknologi mutlak dilakukan, terlebih latar belakang para dosen sangat beragam. Apalagi, pemerintah saat ini tengah menggodok kebijakan untuk memasukkan materi koding dan AI ke dalam kurikulum sekolah. Menurutnya, jika siswa dituntut siap, maka "pabriknya" guru juga harus jauh lebih siap.
​Meski demikian, Rektor memberikan catatan kritis terkait etika akademik dalam penggunaan AI.

​"Validasi adalah harga mati. Jangan sampai ada celah untuk tindakan plagiasi atau manipulasi karya ilmiah berbasis AI demi mengejar kenaikan jabatan fungsional. Pesan etis ini harus ditanamkan sejak dini," tegas Zainal mewanti-wanti agar seluruh karya yang dibantu teknologi tetap melalui validasi lapangan. 

Foto: Mahisa Ayu
Foto: Mahisa Ayu
Kupas Tuntas Materi dan Praktik Langsung Selama 8 Hari ​Workshop ini dipastikan tidak hanya sekadar formalitas. Selama delapan hari ke depan, para peserta akan digembleng secara intensif melalui kombinasi pemberian materi, praktik secara langsung, hingga penugasan terstruktur.
​Dua pakar dihadirkan langsung sebagai pemateri untuk mengupas tuntas disiplin ilmu digital ini, pertama adalah ​Dr. Erna Daniati, M.Kom.  yang membedah dasar-dasar koding untuk dunia pendidikan sekaligus memandu praktik langsung menggunakan berbagai alat dan platform koding.

Baca Juga: Prodi Manajemen UNP Kediri Gelar Bazar Startup Street, Implementasikan Kurikulum Berbasis Praktik

Pemateri kedua adalah ​Dr. Agus Muji, M.Si.  yang Memaparkan tindak lanjut penerapan kebijakan KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) di sekolah, lengkap dengan strategi jitu mengintegrasikannya ke dalam proses pembelajaran.

​Sementara itu, Kaprodi PPG UNP Kediri, Erwin Putera Permana, M.Pd., menjelaskan bahwa muara atau output dari peningkatan kapasitas ini akan langsung dirasakan oleh peserta. "Ilmu yang didapat para peserta workshop bisa langsung diimplementasikan dalam mendidik mahasiswa PPG Calon Guru maupun siswa disekolah," tandas pria yang akrab disapa Erwin ini.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#koding #unp kediri #Artifical Intelligence #workshop