Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Belajar Heat Treatment Kini Bisa Lewat AR, Dosen UM Kembangkan Buku Saku Interaktif untuk Praktikum Mahasiswa

Anwar Bahar Basalamah • Kamis, 21 Mei 2026 | 15:31 WIB

 

Foto: Dok. Universitas Negeri Malang
Foto: Dok. Universitas Negeri Malang

JP Radar Kediri - Universitas Negeri Malang kembali menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi melalui pengembangan buku saku praktikum Heat Treatment berbasis augmented reality (AR). Media ajar interaktif ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami konsep perlakuan panas logam yang selama ini dikenal cukup abstrak, khususnya pada perubahan struktur mikro material.

Pengembangan media pembelajaran ini terlaksana berkat dukungan pendanaan penelitian internal Universitas Negeri Malang melalui skema Penelitian Unggulan Pusat Tahun 2026 yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas.

Baca Juga: CPNS 2026 Dibuka Juni? Ini Syarat Lengkap hingga Tips Belajar SKD

Foto: Dok. Universitas Negeri Malang
Foto: Dok. Universitas Negeri Malang

Riset tersebut diketuai oleh Dewi ‘Izzatus Tsamroh bersama tim peneliti Hasan Argadinata, Yayi Febdia Pradani, dan Marsono. Penelitian ini juga melibatkan kolaborasi internasional dengan Yuli Panca Asmara dari INTI International University.

Buku saku tersebut mengintegrasikan teknologi augmented reality sehingga mahasiswa dapat melihat visualisasi objek 3D dan simulasi proses heat treatment hanya melalui pemindaian marker menggunakan kamera ponsel. Materi yang disajikan meliputi proses hardening, normalizing, hingga annealing yang dilengkapi visualisasi perubahan struktur mikro secara interaktif.

Baca Juga: Belajar dari J.Chicken

Menurut Ketua Peneliti, Dewi ‘Izzatus Tsamroh, pengembangan media AR ini masih menjadi tahap awal dari riset lanjutan yang saat ini juga mengembangkan media pembelajaran berbasis virtual reality (VR).

“Ini masih bagian awal dari penelitian, karena saat ini masih dikembangkan media berbasis VR. Media berbasis AR ini dirancang untuk membantu mahasiswa memahami konsep perubahan struktur mikro yang sebelumnya abstrak menjadi lebih mudah divisualisasikan,” jelasnya.

Baca Juga: Tips Belajar UTBK 2026, Strategi Efektif agar Lolos SNBT dan Tembus PTN Impian

Selain menghadirkan visualisasi interaktif, buku saku ini juga disusun dengan pendekatan praktikum vokasi yang aplikatif. Mahasiswa dapat mempelajari parameter proses seperti temperatur, holding time, hingga media pendinginan melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan menarik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran ini memperoleh penilaian “sangat layak” berdasarkan validasi ahli materi maupun ahli media. Uji coba kelompok kecil juga menunjukkan bahwa mahasiswa menilai media ini sangat menarik dan membantu proses pembelajaran praktikum.

Baca Juga: Bukan Cuma Belajar, Ini Amalan Penting Sebelum Mengikuti UTBK SNBT agar Lolos PTN 2026

Keunggulan lain dari buku saku ini terletak pada penyajiannya yang ringkas, praktis, dan mudah digunakan di laboratorium. Integrasi teknologi AR diharapkan mampu meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran sekaligus memperkuat pemahaman konsep teknik manufaktur secara visual dan interaktif.

Melalui inovasi ini, tim peneliti berharap pemanfaatan teknologi immersive seperti AR dan VR dapat terus dikembangkan dalam pendidikan vokasi di Indonesia, khususnya pada bidang manufaktur dan rekayasa material.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#belajar #mahasiswa #universitas negeri malang #teknologi #Inovasi